Situs Liyangan di Temanggung Akan Jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Faktanya

Banyak hal menarik yang bisa diteliti di Situs Liyangan.

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Situs Liyangan di Temanggung Akan Jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Faktanya
Situs Liyangan di Temanggung Akan Jadi Cagar Budaya Nasional, Ini Faktanya (Merdeka.com)

Banyak hal menarik yang bisa diteliti di Situs Liyangan

Arkeolog Senior Junus Satrio Atmojo mengatakan bahwa Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro akan dijadikan cagar budaya nasional.

Arkeolog Senior Junus Satrio Atmojo mengatakan bahwa Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro akan dijadikan cagar budaya nasional.
Dok. Istimewa

Menurutnya, Situs Liyangan memiliki informasi yang berharga, khususnya untuk melihat peradaban masa lalu.

Menurutnya, Situs Liyangan memiliki informasi yang berharga, khususnya untuk melihat peradaban masa lalu.
Dok. Istimewa

“Kita ingin mengetahui kenapa daerah ini dipilih sebagai daerah suci atau keagamaan sampai orang di abad VII-IX membangun kompleks ini. Tentu mereka punya alasan yang kuat dikaitkan dengan sistem kepercayaan waktu itu, terutama agama Hindu.”

kata Junus dikutip dari ANTARA pada Selasa (1/8).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ia mengatakan bahwa di Situs Liyangan terdapat banyak peninggalan peradaban Hindu. Salah satunya adalah penemuan lingga, yoni, dan arca nandi yang tersebar di berbagai titik. Hanya saja banyak penemuan itu yang kondisinya telah rusak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Junus menduga dahulu penduduk Liyangan cukup banyak. Selain itu, hubungan dengan dunia luar cukup erat. Hal ini ditandai dengan ditemukannya benda-benda buatan Cina dan Timur Tengah.

“Hal ini menarik untuk kajian arkeologi dan sejarah, bagaimana dulu ada keterhubungan antara peradaban pantai, peradaban dataran rendah, dengan pegunungan.”

kata Junus terkait hal menarik yang bisa dikaji di Situs Liyangan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Junus mengatakan bahwa kegiatan Tim Ahli Cagar Budaya di sana salah satunya mengecek batas-batas dari daerah yang akan diusulkan menjadi cagar budaya nasional.

“Situs harus ada batas-batasnya. Mana yang akan dikonservasi dan mana yang tidak dikonservasi. Tugas kami mengecek semuanya. Ada berapa banyak tinggalan di sini dan sebarannya di mana. Kemudian kalau akan diproteksi batas-batasnya seperti apa,”

Arkeolog Senior Junus Satrio Atmojo

Rekomendasi