Penyebab gatal-gatal pada malam hari perlu diwaspadai setiap orang. Gatal-gatal pada kulit menjadi kondisi yang biasa dialami seseorang. Selain mengurangi kenyamanan, gatal-gatal juga acap menyebabkan rasa perih hingga luka akibat garukan.
Melansir dari Healthline, penyebab gatal-gatal pada malam hari bisa terjadi karena kulit kering, reaksi alergi, penyakit kulit, dan kondisi medis tertentu. Bila ini terjadi secara terus-menerus, tentu bisa menyebabkan iritasi kulit.
Penyebab gatal-gatal pada malam hari tentu menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat kualitas tidur menjadi terganggu. Maka dari itu, sudah seharusnya setiap orang mengetahui cara mengatasi gatal-gatal pada malam hari agar tidak semakin parah.
Berikut penyebab gatal-gatal pada malam hari dan cara mengatasinya yang merdeka.com lansir dari berbagai sumber:
Advertisement
Penyebab Gatal-gatal pada Malam Hari
Penyebab gatal-gatal pada malam hari bisa terjadi karena beberapa faktor. Mulai dari lingkungan, kondisi kulit, dan salah menggunakan produk perawatan. Lebih jelasnya, berikut penyebab gatal-gatal pada malam hari, antara lain:
Reaksi Alergi
Salah satu penyebab gatal-gatal pada malam hari adalah reaksi alergi. Kondisi ini bisa terjadi akibat mengonsumsi jenis makanan tertentu saat makan malam, seperti kacang tanah, telur, kedelai, dan hidangan laut lainnya.
Selain itu, ada juga orang yang gatal-gatal pada malam hari akibat penggunaan produk perawatan kulit, parfum, kosmetik, atau sabun detergen. Hal ini bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami gatal-gatal di malam hari.
Kulit Kering
Kulit yang terlalu kering juga bisa menjadi penyebab gatal-gatal pada malam hari. Kondisi ini biasa ditandai dengan kulit mengelupas dan bersisik, terutama pada area lengan atau punggung.
Kulit yang kehilangan lebih banyak air pada malam hari, serta efek konsumsi obat-obat tertentu, bisa membuat kulit kering sehingga menimbulkan rasa gatal pada malam hari. Selain itu, orang lansia juga lebih rentan mengalami kulit kering. Sebab, produksi kolagen dan minyak alami pada lansia mulai berkurang seiring bertambahnya usia.
Penggunan Produk Perawatan
Penggunaan produk perawatan juga menjadi salah satu penyebab gatal-gatal pada malam hari. Menggunakan produk perawatan kulit dengan kandungan tertentu, bisa membuat gatal-gatal di area badan. Beberapa produk perawatan seperti lotion nyamuk, deodoran, dan produk pembersih wajah, bisa memicu timbulnya gatal-gatal atau reaksi alergi lainnya.
Efek Obat-obatan
Penyebab gatal-gatal pada malam hari lainnya, yaitu efek mengonsumsi obat-obatan. Beberapa jenis obat seperti antiobiotik, antijamur, dan pereda nyeri, bisa meningkatkan risiko gatal-gatal di malam hari. Maka dari itu, ada baiknya tidak mengonsumsi obat-obatan secara berlebihan atau sesuai rekomendasi dokter.
Gigitan Serangga
Penyebab gatal-gatal pada malam hari selanjutnya adalah gigitan serangga. Rasa gatal yang timbul bisa pada area kulit atau menyebar ke area tubuh lainnya. Biasanya, gigitan nyamuk ditandai dengan gatal-gatal pada kulit dan bentol yang bisa hilang dengan sendirinya.
Akan tetapi, bila digigit oleh kutu busuk atau tungau, maka kulit gatal dan bentol bisa menetap dalam waktu lama sehingga membuat gatal akan semakin parah. Hal ini yang kemudian tanpa disadari saat bangun pagi terdapat bentol-bentol kemerahan di area kulit.
Advertisement
Cara Mengatasi Gatal-gatal pada Malam Hari
Ada beberapa cara mengatasi gatal-gatal pada malam hari, di antaranya:
Kompres Air Dingin
Cara mengatasi gatal-gatal pada malam hari yang pertama, yaitu kompres pakai air dingin. Aktivitas ini bisa membantu meredakan sekaligus menenangkan kulit gatal pada malam hari.
Caranya cukup mudah, tempelkan handuk bersih yang sudah dibasahi air dingin ke area kulit gatal. Setelah itu, kompres dengan air dingin selama 10 menit. Anda bisa melakukan cara ini beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.
Gunakan Krim Steroid
Gatal-gatal pada malam hari juga bisa disembuhkan dengan krim steroid. Krim ini mengandung hidrokortison 1-2,5 persen yang mampu mengatasi kulit gatal pada malam hari akibat peradangan. Sebelum menggunakan krim ini, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter.
Pakai Obat Antihistamin
Cara mengatasi gatal-gatal pada malam hari berikutnya adalah pakai obat antihistamin. Anda bisa mendapatkan obat pereda gatal-gatal ini di apotek. Obat ini berfungsi untuk menghentikan kulit gatal pada malam hari akibat reaksi alergi yang muncul.
Adapun jenis obat antihistamin yang bisa digunakan, yaitu chlorpheniramine, diphenhydramine, dan promethazine. Dengan mengonsumsi obat ini sesuai resep, efektif mengatasi gatal-gatal di kulit saat malam hari.
Advertisement
Cara Menghilangkan Gatal pada Malam Hari dengan Bahan Alami
Lidah Buaya
Cara menghilangkan gatal pada malam hari bisa dengan bahan alami. Lidah buaya adalah salah satu bahan alami yang sangat efektif untuk mengurangi rasa gatal di kulit. Kandungan gel lidah buaya memiliki sifat antiinflamasi dan antiirritasi yang dapat membantu meredakan peradangan dan iritasi pada kulit.
Cara menggunakan lidah buaya adalah dengan menempelkan daging lidah buaya pada area kulit yang gatal dan membiarkannya selama beberapa menit. Ulangi proses ini hingga rasa gatal mereda.
Kunyit
Cara menghilangkan gatal pada malam hari bisa dengan kunyit. Kunyit mengandung senyawa aktif bernama kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan bakterisida. Penelitian telah menunjukkan bahwa krim kunyit dapat mengurangi gejala eksim dan gatal-gatal dengan efektif. Kunyit dapat digunakan dalam bentuk krim atau pasta dan dioleskan pada area kulit yang gatal.
Minyak Kelapa
Cara menghilangkan gatal pada malam hari bisa dengan minyak kelapa. Minyak kelapa adalah bahan alami yang sangat baik untuk mengurangi rasa gatal di kulit. Kandungan protein dalam minyak kelapa membantu mengatasi rasa gatal dan iritasi pada kulit. Selain itu, minyak kelapa juga dapat digunakan sebagai pelembap alami, sehingga kulit tetap lembut dan tidak kering.
Mentimun
Mentimun dapat memberikan efek dingin pada kulit, yang dapat membantu mengurangi rasa gatal. Cara menghilangkan gatal pada malam hari dengan mentimun adalah dengan memotong mentimun dan menempelkannya pada area kulit yang gatal. Ulangi proses ini hingga rasa gatal mereda.
Madu
Madu memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri yang dapat membantu mengurangi peradangan dan infeksi pada kulit. Madu dapat dioleskan langsung pada area kulit yang gatal dan biarkan selama beberapa menit sebelum dibersihkan.