Hari Raya Natal tinggal menghitung hari. Para warga mulai bersiap untuk menyambut hari suci umat Kristiani itu.
Di Jawa Tengah, warga mulai membuat kreasi pohon Natal dari berbagai bahan. Mulai dari sabut kelapa, sabun bekas, botol bekas, dan masih banyak lagi.
Lantas seperti apa beragam kreasi pohon Natal dari warga Jateng? Berikut selengkapnya:
Advertisement
Pohon Natal dari Sabun Bekas
Pada perayaan Natal tahun ini, Adhiwangsa Hotel & Convention membuat pohon Natal dengan bahan dasar sabun bekas. Sebelumnya, sabun bekas itu telah dikumpulkan dalam waktu kurang lebih dua bulan.
Sabun-sabun itu kemudian disterilkan dan dibentuk menyerupai pohon Natal. Untuk membuat pohon Natal dari sabun itu, diperlukan sebanyak 2.022 sabun bekas dengan berat 25 kilogram.
Advertisement
Pohon Natal dari Sabut Kelapa
Sementara itu di Purwokerto, ada pohon Natal yang terbuat dari sabut kelapa. Pohon Natal setinggi 5 meter itu ditempatkan di halaman Gereja Katedral Kristus Raja Purwokerto.
Melalui pohon Natal itu, Pastor Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto Romo Martinus Ngarlan mengajak warga, khususnya umat Katolik di Purwokerto dan sekitarnya untuk memelihara lingkungan.
Ia mengajak umatnya untuk memanfaatkan barang bekas. Dalam hal ini mengolah sabut kelapa yang dikreasikan menjadi pohon natal.
Advertisement
Pohon Natal dari Botol Bekas
Lain halnya di Semarang, salah satu hotel berbintang di sana membuat Pohon Natal dari botol bekas. Tercatat sebanyak 1.400 limbah botol disusun untuk membuat pohon Natal itu. Agar lebih cantik, pohon yang tersusun dari botol bekas itu dihiasi dengan pernak-pernik Natal.
“Jadi kita berpikir bahwa gimana membantu menyeimbangkan alam. Jadi kita memanfaatkan botol-botol bekas yang dipakai oleh tamu-tamu kita. Pembuatan pohon ini butuh waktu tiga hari,” kata General Manager Hotel Harris Sentraland, Alit Winawan.