Sempat Jadi Perawat, Tretan Muslim Pernah Buat Pasien Benjol karena Ini

Ketika menjadi seorang perawat, Muslim mempunyai banyak pengalaman. Salah satunya, ia pernah membuat pasiennya mengalami benjol karena ulahnya.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Sempat Jadi Perawat, Tretan Muslim Pernah Buat Pasien Benjol karena Ini
Pengalaman Tak Terlupakan Tretan Muslim jadi Perawat, Buat Pasien Benjol karena Ini. Instagram - Tretan Muslim

Tretan Muslim adalah seorang figur publik yang namanya melambung setelah mengikuti ajang pencarian bakat stand-up comedy. Ketika membawakan materi stand-up di atas panggung, komika asal Madura ini seringkali menyebutkan dan menceritakan profesinya di masa lalu, yaitu perawat.

Pemilik nama lengkap Aditya Muslim itu pernah menjadi seorang perawat usai lulus kuliah dengan gelar D3. Pada saat itu, Muslim bekerja di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Ketika menjadi seorang perawat, Muslim mempunyai banyak pengalaman. Salah satunya, ia pernah membuat pasiennya mengalami benjol karena ulahnya.

Suntik Intravena

Baru-baru ini, Muslim mengungkapkan pengalaman tak terlupakanya ketika menjadi perawat. Hal itu diungkapkannya dalam video yang diunggah di kanal Youtube VINDES.

Pada saat itu rekan Coki Pardede ini sedang merawat seorang yang baru datang ke unit gawat darurat (UGD). Ketika ia sedang menyuntik pasien tersebut, ada kejadian yang membuatnya kaget.

"Jadi bapak-bapak datang ke UGD kan dia mau disuntik Intravena (IV) buat jantung, pas aku suntik benjol," ungkap Muslim.

"Karena pecah pembuluh darahnya," tambahnya.

Tak Boleh Panik

Meski dihadapkan dengan kondisi seperti itu, Muslim mencoba berusaha untuk tetap tenang. Ia juga mencoba menenangkan pasiennya walaupun mengaduh kesakitan.

"Kuncinya satu, tidak boleh panik kan," kata Muslim.

"'Aaduh kok sakit mas (pasien)'. biasa reaksi obat (Muslim). Tapi dia aduh-aduh," imbuhnya.

Bukan Mal Praktik

Walau membuat pasiennya tak nyaman, Tretan menjelaskan itu bukanlah mal praktik.

"Ini bukan mal praktik, harusnya kalau benjol stop, cari pembuluh darah lain. Akhirnya aku kasih kapas alkohol," ucapnya.

"Jadi pada bapak-bapak di RS Sidoarjo, Siti Khodijah Sepanjang, kalau anda ingat saya 2009 yang nyuntik lengan anda, saya minta maaf," pungkasnya.

Rekomendasi