Tretan Muslim bersama rekannya sesama komika, Coki Pardede dulu sering menuai kontroversi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah konten Youtube di kanal Last Hope Kitchen.
Bahkan setelahnya mereka juga tak henti-hentinya menjadi perbincangan warganet karena materi komedi gelapnya. Karena banyaknya kejadian yang sering membuat gaduh di media sosial, Muslim mengaku kini lebih berhati-hati.
Berikut pernyataan Tretan Muslim soal materinya dalam melawak kini:
Advertisement
Pilih-Pilih Materi Lawak
Baru-baru ini Muslim menjelaskan bagaimana cara ia memilih materi lawaknya. Pernyataan itu diungkapkan dalam video yang diunggah di kanal Youtube VINDES
Komika asal Madura itu mengaku menghindari materi lawak yang bisa membuatnya berhadapan dengan kasus hukum. Ia mencontohkan ketika dirinya dan Coki berhadapan dengan kasus hukum karena konten memasaknya.
"Kita yang penting nggak dilaporin polisi aja, mau berkata apa, asal nggak bisa dilaporin polisi gitu," ungkap Muslim.
"Waktu itu soal babi dan kurma bisa dilaporkan soal penista agama," tambahnya.
Advertisement
Bikin Materi Tak Sefrontal Judul
Muslim hanya sanggup membuat judul yang heboh saja, sedangkan untuk isi ia tak seberani dulu. Selain itu, ia juga enggan untuk membahas tentang agama dan suku serta ras.
"Apa lagi kalau sekarang aku sama Coki mau ngomongin orang miskin, kayak judulnya "Orang Miskin Gak Boleh Dikubur", itu isinya nggak se-frontal judulnya," kata Muslim.
"Kita sekarang mau bikin komedi apapun yang penting nggak agama itu, contohnya kemari Coki bahas soal korban banjir ya itu paling dihujat aja nggak bakal bisa dilaporin polisi," imbuhnya.
Muslim juga betul-betul memperhatikan siapa saja yang akan ia bahas di materi lawaknya. Ia sekarang tidak akan mungkin membahas ormas manapun dan apapun.
"Terus kita juga lihat siapa orang yang kita bahas di materi komedi itu, misalkan kalau kita bahas komunitas vegetarian, nggak bakal mungkin dipersekusi gitu," ucapnya.
"Cuma kalau ormas walaupun bukan bahas agama bisa aja kita dipersekusi," pungkasnya.