6 Khasiat Temulawak dan Gula Aren, Bantu Redakan Nyeri Haid

Jamu merupakan obat tradisional milik bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama. Meski saat ini banyak ditemui obat konvensional yang ampuh mengobati beragam penyakit, namun jamu masih menjadi pilihan alternatif sebagian masyarakat Indonesia sebagai obat herbal.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
6 Khasiat Temulawak dan Gula Aren, Bantu Redakan Nyeri Haid
ilustrasi temulawak. Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Jamu merupakan obat tradisional milik bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama. Meski saat ini banyak ditemui obat konvensional yang ampuh mengobati beragam penyakit, namun jamu masih menjadi pilihan alternatif sebagian masyarakat Indonesia sebagai obat herbal.

Salah satu bahan dasar pembuatan jamu yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia adalah temulawak. Rimpang ini berbentuk mirip kunyit yang memiliki warna kuning muda. Sejak dulu, temulawak sudah dikenal berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh.

Biasanya, minuman temulawak akan dicampur dengan gula aren. Dikutip dari Bold Sky, gula aren jauh lebih sehat dibandingkan dengan gula pasir. Hal ini karena kandungan kalori pada gula aren jauh lebih sedikit. Selain itu, gula aren juga memiliki kandungan penting seperti vitamin C, vitamin B1, asam folat, hingga zat besi yang dibutuhkan tubuh.

Lantas, apa saja khasiat temulawak dan gula aren untuk kesehatan? Simak ulasannya yang merdeka.com lansir dari Bold Sky:

Salah satu manfaat temulawak dan gula aren untuk kesehatan, yaitu melancarkan pencernaan. Temulawak memiliki sejumlah kandungan penting yang mampu merangsang produksi cairan empedu di kantung empedu. Hal ini yang kemudian membuat jamu ini efektif membantu pencernaan serta metabolisme makanan dalam tubuh.

Selain itu, temulawak dan gula aren juga bisa mengatasi perut kembung dan meningkatkan nafsu makan. Sebuah studi yang dipublikasikan jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology, mengungkapkan bahwa temulawak dapat menyembuhkan peradangan usus lebih cepat. Tentu saja, manfaat temulawak dan gula aren ini bisa diperoleh dengan cara mengonsumsinya secara rutin dan teratur.

Mencegah Penyakit Kanker

Khasiat temulawak dan gula aren selanjutnya, yaitu mencegah penyakit kanker. Beberapa peneliti menunjukkan bahwa temulak dan gula aren dapat membantu pengobatan kanker payudara, prostat, dan kanker usus. Selain itu, sejumlah riset yang dilakukan pada 2001 juga menyatakan bahwa kedua bahan ini mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan kanker prostat.

Temulawak dan gula aren mengandung antioksidan tinggi yang mampu menangkal radikal bebas. Cara mendapatkan manfaatnya cukup mudah, Anda hanya perlu minum campuran temulawak dan gula aren secara rutin dan teratur.

Meredakan Nyeri Haid

Hampir semua perempuan pernah merasakan nyeri menjelang haid. Kondisi ini karena terjadi kontraksi otot pada rahim yang disebabkan oleh hormon prostaglanindin. Rasa nyeri tersebut semakin meningkat ketika seseorang hampir mendekati masa menstruasi.

Rasa nyeri saat menjelang haid ini bisa diatasi dengan berbagai cara, salah satunya mengonsumsi minuman temulawak dengan tambahan gula aren. Kandungan flavonoid pada gula aren berfungsi efektif untuk meredakan rasa nyeri ketika sedang menstruasi.

Khasiat temulawak dan gula aren yang tak kalah penting lainnya ialah meningkatkan kekebalan tubuh. Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah maka akan dengan mudah terserang penyakit.

Sebaliknya, orang yang memiliki kekebalan tubuh yang kuat akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satu cara meningkatkan sistem imunitas tubuh adalah mengonsumsi gula aren.

Kandungan nutrisi penting pada gula aren berperan penting untuk menjaga sistem pencernaan tubuh. Selain itu, kandungan nutrisi ini juga berfungsi efektif memperbaiki segala proses pertumbuhan dalam tubuh.

Mengatasi Darah Rendah

Khasiat temulawak dan gula aren lainnya, yaitu dapat mengatasi darah rendah. Seseorang yang memiliki tekanan darah rendah biasanya akan mengalami gejala pusing, mata berkunang-kunang, dan sering merasakan lemah lesu. Kondisi ini jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti kerusakan otak dan jantung.

Salah satu cara alternatif mengatasi tekanan darah rendah dengan mengonsumsi makanan atau minuman dengan tambahan gula aren. Saat mengonsumsi pemanis ini, glikogen di hati akan ditransfer menuju hipotalamus. Hal ini akan mempengaruhi kinerja otak dan kecepatan denyut jantung, sehingga bisa meningkatkan tekanan darah agar tetap bisa beraktivitas dengan optimal.

Meningkatkan Energi

Khasiat temulawak dan gula aren lainnya ialah dapat meningkatkan energi. Saat tubuh terasa lesu dan kurang semangat saat akan menjalani rutinitas sehari-hari, mengonsumsi gula merah menjadi solusi tepat agar tubuh bugar kembali. Gula aren kaya akan karbohidrat yang dipercaya mampu menyumbangkan energi bagi tubuh.

Ketika seseorang mengonsumsi pemanis ini, keberadaannya akan diubah menjadi glikogen yang nantinya akan disimpan pada otot yang berfungsi untuk menyumbang tubuh agar kuat melakukan berbagai aktivitas. Selain itu, kandungan ini juga berfungsi efektif saat dibutuhkan oleh jaringan lain.

Resep Temulawak dan Gula Aren

Bahan:

• 100 gram temulawak.

• 40 gram asam kawak tanpa biji .

• 200 mililiter air matang.

• 4 lembar daun pandan.

• 200 gram gula aren.

• 20 gram jintan.

• 50 gram kencur.

• 2 liter air.

Cara membuat:

1. Pertama siapkan temulawak dan kencur kemudian diris tipis-tipis agar keluar sarinya.

2. Setelah diiris, sangrai temulawak dan kencur beberapa saat.

3. Temulawak dan kencur dicampurkan dengan asam kawak, jinten dan 200 mililiter air matang, lalu haluskan menggunakan blender.

4. Rebus gula aren dan daun pandan sampai gula menjadi larut.

5. Masukkan campuran temulawak ke dalam rebusan air gula dan pandan. Lalu aduk sampai benar-benar rata.

6. Saring campuran tersebut dan hidangkan. (*Racikan jamu temulawak ini untuk 6 gelas)

Rekomendasi