Arahkan Anak Muda Berprestasi Lewat Taekwondo, Dindikpora-Pengkot TI Jogja Gelar Ini

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta menggelar kejuaraan taekwondo Wali Kota Cup VIII di Sport Hall Kridosono Yogyakarta. Ini alasannya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Arahkan Anak Muda Berprestasi Lewat Taekwondo, Dindikpora-Pengkot TI Jogja Gelar Ini
Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup VIII di Sport Hall Kridosono Yogyakarta. ©2021 Merdeka.com/Dok. Panitia Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup VIII Kota Yogyakarta

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta menggelar kejuaraan taekwondo Wali Kota Cup VIII di Sport Hall Kridosono Yogyakarta, Sabtu-Minggu, 27-28 November 2021.

Kejuaraan taekwondo Wali Kota Cup VIII digelar atas kerja sama dengan Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Kota Yogyakarta dan Pengurus Daerah Taekwondo Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Pengda DIY).

“Event ini adalah sarana untuk penjaringan atlet, dengan harapan sebagai bentuk kegiatan positif para pemuda dan salah satu bentuk kegiatan bela negara,” ujar Technical Delegate Wali Kota Cup VIII, Ridwan kepada Merdeka, Senin (29/11/2021) sore.

Harapan

Dalam penyelenggaraannya, ada empat kategori usia yang dipertandingkan dalam kejuaraan taekwondo Wali Kota Cup VIII. Kategori pertama yakni pra kadet yang dapat diikuti oleh peserta di bawah umur 12 tahun. Selanjutnya, kategori kadet dapat diikuti oleh peserta di bawah 14 tahun.

Kemudian, kategori junior dapat diikuti oleh peserta di bawah 17 tahun. Lalu, kategori senior untuk para peserta di atas 17 tahun.

“Peserta kurang lebih 350, dari seluruh DIY dan undangan dari Jateng,” lanjut Ketua DPD FBN Bantul itu.

Dilaksanakan dalam situasi masih pandemi, imbuh dia, panitia penyelenggara tetap menjaga protokol kesehatan dan mengikuti aturan dari Satgas Covid-19.

“Ini kegiatan kejuaraan taekwondo pertama di Jogja selama pandemi. Tahun-tahun ke depan jika situasi masih seperti ini (pandemi, red), model kejuaraan tahun ini akan dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya,” terangnya.

Sekretaris DPW FBN RI DIY, Rudi Hartono, menambahkan, kejuaraan taekwondo tersebut akan terus berkesinambungan.

Lebih lanjut, Ridwan berharap adanya kejuaraan taekwondo bisa mewadahi gairah anak muda untuk mengekspresikan diri dan berprestasi.

“Kegiatan bela diri taekwondo membuat anak-anak muda bisa diarahkan ke prestasi. Harapannya, generasi muda berbadan sehat melalui taekwondo, diajarkan sportivitas, fairplay. Kejuaraan taekwondo juga mengajarkan generasi muda untuk lebih solid dalam hal bela negara,” pungkasnya.

Rekomendasi