4 Fakta Pepadun, Busana Adat Lampung yang Dikenakan Jokowi saat Pimpin Upacara HUT RI

Jokowi mengenakan pakaian adat Lampung Pepadun yang merupakan baju dan celana lengan panjang berwarna putih lengkap dengan kain sarung tumpal berwarna merah senada dengan ikat pinggang dan penutup kepala.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
4 Fakta Pepadun, Busana Adat Lampung yang Dikenakan Jokowi saat Pimpin Upacara HUT RI
Mengenal Pakaian Adat Lampung Pepadun yang Dikenakan Jokowi, Ini Detailnya. ©2021 Merdeka.com

Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia yang digelar di Istana Merdeka menjadi kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Termasuk tahun ini, meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung di Indonesia, namun upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76 tetap digelar di halaman Istana Merdeka hari ini, Selasa (17/8) menjelang pukul 10 pagi.

Upacara Kemerdekaan RI tahun ini masih dipimpin oleh Presiden Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jokowi mengenakan pakaian adat Indonesia unik dan menarik.

Kali ini, Jokowi mengenakan pakaian adat Lampung Pepadun yang merupakan baju dan celana lengan panjang berwarna putih lengkap dengan kain sarung tumpal berwarna merah senada dengan ikat pinggang dan penutup kepala.

Berbagai pakaian adat yang dikenakan orang nomor satu di Indonesia setiap pelaksanaan upacara kemerdekaan memang selalu menarik untuk dibahas. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki berbagai macam budaya dengan ciri khas dan keunikan yang berbeda-beda. Sebagai salah satu warisan bangsa, tentu hal ini perlu terus dilestarikan.

Lalu seperti apa detail busana adat Lampung yang dikenakan Jokowi pada peringatan HUT RI tahun ini dan berbagai fakta menarik di balik pakaian ini. Melansir dari Antaranews, berikut kami rangkum detail tampilan pakaian adat Lampung Pepadun dan fakta-fakta menarik yang menarik untuk Anda simak.

Menganal Pakaian Adat Lampung Jokowi

Tampilan Presiden Jokowi yang menawan dengan pakaian adat Lampung Pepadun di upacara HUT RI ke-76 tahun ini dirancang khusus oleh desainer kondang asal Lampung, yaitu Aan Ibrahim. Pakaian adat Pepadun ini terdiri dari baju dan celana lengan panjang putih bersih lengkap dengan sarung Tumpal berwarna merah yang menutup celana, dari pinggang hingga batas lutut.

Bukan hanya itu, pakaian adat Lampung Pepadun yang dikenakan Jokowi juga dihiasi dengan ikan pinggang dan penutup kepala yang senada dengan warna sarung Tumpal. Selain itu, ditambahkan pula selendang bahu yang dipakai menyamping sebagai pemanis busana. Perpaduan warna putih dan merah pada baju adat yang dikenakan Jokowi terlihat menawan sesuai dengan ciri khas yang mencerminkan warna kebanggaan Indonesia.

Aksen Batu Mulia

Tidak hanya itu, keunikan pakaian adat Lampung Pepadun yang dikenakan Jokowi di Hari Kemerdekaan ini juga semakin indah dengan tambahan batu mulia. Aksen batu mulia Gemstone atau Batu Bungur Tanjung Bintang khas Lampung Selatan diletakkan pada ikat kepala atau topi Angkinan Lampung Pepadun.

Desain batu mulia pada ikat kepala ini merupakan hasil rancangan dari Anshori Djausal, budayawan Lampung. Sedangkan baju dan celana putih dari pakaian adat ini dirancang khusus oleh Cecep Tailor, Jalan Ikan Hiu 5, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Busana untuk Tokoh Adat pada Acara Pekawinan

Fakta menarik lainnya di balik pakaian adat Lampung Pepadun yang dikenakan Jokowi, ternyata merupakan busana khusus yang dipakai oleh tokoh adat di setiap acara perkawinan adat. Aan Ibrahim sangat mengapresiasi keinginan Presiden Jokowi untuk mengenalkan budaya adat Lampung untuk dilihat oleh masyarakat luas.

“Saya sangat mengapresiasi kepada Presiden Jokowi, karena beliau sangat sadar lewat busana yang dia kenakan, seluruh Indonesia melihatnya, bahkan dunia melihatnya,” ujarnya, seperti mengutip dari ANTARA.

Sebagai Promosi Budaya dan Pariwisata

Aan Ibrahim juga menjelaskan bahwa apa yang dikenakan Jokowi pada peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-76 ini merupakan bagian dari promosi budaya dan pariwisata. Selain itu, desainer yang fokus pada produksi kain tapis dan sulam usus khas Lampung itu juga berhadap bahwa ke depan kerajinan Nusantara bisa dipromosikan lebih luas.

“Jokowi selalu menekankan setiap apa yang kita lakukan adalah bagian dari promosi kita. Saya berhadap ke depan Jokowi lebih gencar mempromosikan kerajinan Nusantara, lewat busana yang sering dikenakannya. Bukan terbatas dengan batik saja, tetapi tenunan Lampung juga patut dikenakan, misalnya sulam usus,” sarannya.

Rekomendasi