Gangguan stres memang menjadi ancaman tersendiri dalam keseharian. Apalagi jika Anda mempunyai kegiatan yang sangat padat, risiko stres akibat banyaknya aktivitas dan pekerjaan tentu lebih sering terjadi. Kondisi stres akibat pekerjaan ini sering kali mempengaruhi suasana hati sehari-hari bahkan bisa membuat seseorang menjadi emosional.
Bukan hanya pekerjaan, kondisi stres ini bisa datang dari berbagai macam faktor. Mulai dari stres yang disebabkan oleh hubungan keluarga, pertemanan, atau pasangan. Stres juga bisa terjadi akibat masalah masa lalu yang tak kunjung selesai. Hingga akhirnya beban masalah tersebut akan menumpuk dan membuat kesehatan mental seseorang semakin buruk.
Dalam hal ini, dikatakan bahwa tidak semua stres merupakan kondisi yang buruk. Terdapat stres baik yang justru bermanfaat bagi perkembangan mental dan emosional seseorang. Untuk memahami hal ini, memang perlu diketahui perbedaan stres baik dan stres buruk yang sering terjadi. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah memahami kondisi stres yang sedang terjadi.
Selain itu, memahami perbedaan stres baik dan stres buruk juga membantu Anda untuk mengatur cara terbaik untuk mengatasi kondisi stres yang sedang terjadi. Tentu hal ini sangat bermanfaat untuk perkembangan kesehatan mental yang semakin baik. Dilansir dari The Healthy, berikut kami merangkum beberapa perbedaan stres baik dan stres buruk yang perlu diketahui.
Advertisement
Untuk mengetahui perbedaan stres baik dan stres buruk, bisa dimulai dari memahami pengertiannya terlebih dahulu. Diketahui, terdapat beberapa peristiwa besar dalam kehidupan yang bisa menjadi pemicu stres baik.
Seperti stres yang terjadi pada pasangan menjelang pernikahan, stres menantikan kelahiran bayi, stres lulus sekolah, atau stres memulai pekerjaan baru. Namun ahli mengatakan, stres baik ini bisa berbeda-beda bagi setiap orang tergantung bagaimana Anda mempersepsikan.
Sedangkan stres buruk bisa terjadi akibat berbagai macam kondisi yang memberikan beban tekanan. Seperti stres setelah mengalami suatu tragedi, kerugian finansial yang besar, stres akibat penyakit tertentu, atau stres karena dipaksa pindah atau dipecat.
Beberapa faktor stres buruk memang sering kali terjadi secara tiba-tiba atau tidak direncanakan. Termasuk pula di dalamnya stres akibat bencana alam, pertengkaran atau perselingkuhan, hingga kondisi pandemi Covid-19.
Advertisement
Selain dilihat dari pengertiannya, perbedaan stres baik dan stres buruk juga dapat dipahami melalui jenisnya. Dalam hal ini, stres baik biasanya berupa eustress, sedangkan jenis stres buruk berupa distress. Kedua jenis stres ini mempunyai karakteristik yang sangat berbeda, berikut penjelasannya:
- Eustress : Ini mengacu pada keadaan di mana sesuatu yang membuat stres dapat membantu menginspirasi, memotivasi, dan meningkatkan kinerja Anda. Pada stres ini biasanya akan melibatkan seseorang untuk menerima tantangan dan membuat keputusan atau melakukan usaha untuk mengatasi masalah tersebut.
- Distress : Ini adalah stres yang sering membuat Anda lelah, gelisah, dan dapat merusak kesehatan. Biasanya stres ini terjadi sebuah peristiwa besar yang terjadi dalam hidup. Kondisi kesusahan ini menyebabkan reaksi berlebihan, kebingungan, konsentrasi yang buruk , kecemasan kinerja, dan kinerja yang menurun.
Advertisement
Setelah mengetahui beberapa perbedaan stres baik dan stres buruk, berikutnya juga perlu dipahami bagaimana cara mendeteksi stres baik atau stres buruk yang sedang dialami. Dalam hal ini, Anda bisa mendeteksi dengan mengacu pada beberapa pertanyaan.
Berikut cara mengetahui stres baik atau stres buruk yang sedang dialami:
- Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda bisa menangani tantangan penyebab stres tersebut. Jika Anda mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan ingin mengusahakannya, maka masalah dapat teratasi dengan baik.
- Tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda mempunyai kendali atas hal tersebut. Selama Anda memiliki kendali terhadap suatu hal atau masalah yang terjadi, maka Anda bisa berusaha untuk menangani masalah tersebut. Namun jika tidak memiliki kendali, seperti masalah kematian keluarga, atau diberhentikan dari pekerjaan, maka ini termasuk stres buruk yang menyebabkan kesusahan. Sehingga seseorang harus mengelola penerimaan untuk mengatasi masalah tersebut.
- Tanyakan pada diri sendiri, apakah terdapat imbalan atau sesuatu hal baik yang bisa didapatkan setelahnya. Misalnya stres menjelang pernikahan yang sering terjadi, namun Anda bisa mendapatkan kebahagiaan setelah menjalani hidup baru dengan pasangan. Atau ketika stres menanti kelahiran anak, setelah itu Anda bisa melihat buah hati mungil yang menggemaskan. Ini termasuk beberapa contoh stres baik yang terjadi dalam kehidupan.
- Apakah stres yang dialami bersifat sementara atau berkepanjangan. Perlu diketahui, jika suatu tantangan penyebab stres dapat dilalui, itu termasuk stres baik. Namun jika stres yang sama muncul secara terus menerus dan tidak mudah diselesaikan maka ini termasuk stres yang berisiko buruk.
Advertisement
Setelah mengetahui beberapa perbedaan stres baik dan stres buruk serta cara mendeteksinya, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara mengelola stres buruk dengan baik dan mudah. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa berbagai kejadian dalam hidup dapat menyebabkan beban tekanan stres yang mengganggu keseharian dan kesehatan.
Meskipun tidak mudah untuk diatasi, namun terdapat beberapa cara yang bisa membantu mengurangi dampak stres yang ada, yaitu sebagai berikut:
- Istirahat dengan cukup atau tidur nyenyak, untuk membantu membuat tubuh rileks dan memberikan energi untuk aktivitas sehari-hari yang harus dilakukan.
- Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang untuk membantu menjaga kesehatan fisik dengan baik.
- Lakukan olahraga secara rutin. Dengan aktif melakukan latihan fisik dapat membantu Anda melepaskan hormone stres dalam tubuh.
- Bangun hubungan sosial yang baik di lingkungan keluarga, pertemanan, atau orang terdekat. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan sistem support yang baik untuk menghadapi permasalahan dalam hidup.
- Percaya pada sesuatu yang lebih besar dari diri Anda. Meskipun tidak mudah, namun Anda bisa melewati berbagai masalah dengan baik jika terus bertahan dan mencoba berkembang ke arah baik.