Sempat Alami Kecemasan Berlebih, Afgan Syahreza Bagikan Cara Mengatasinya

Baru-baru ini, Afgansyah Reza menceritakan bagaimana rasa kecemasan berlebihnya tersebut bisa muncul.

Denny Marhendri
Oleh Denny Marhendri - Reporter
Sempat Alami Kecemasan Berlebih, Afgan Syahreza Bagikan Cara Mengatasinya
Youtube - CXO Media

Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih belum selesai. Banyak aspek kehidupan yang terdampak dari pandemi yang sudah satu tahun melanda Indonesia ini.

Tak hanya aspek kehidupan yang terlihat oleh mata saja, apa juga aspek emosional dari banyak orang yang terdampak. Hal itu juga dirasakan oleh Afgansyah Reza yang mengalami kecemasan berlebih.

Baru-baru ini, Afgansyah Reza menceritakan bagaimana rasa kecemasan berlebihnya tersebut bisa muncul. Ia juga bercerita mengenai bagaimana cara untuk mengatasinya.

Kecemasan Berlebih

Hal itu diungkapkan oleh Afgansyah Reza dalam video perbincangannya bersama Putri Tanjung yang diunggah di kanal Youtube CXO Media pada beberapa hari yang lalu. Dalam kesempatannya tersebut, Afgansyah Reza bercerita mengenai dirinya.

Saat tahun lalu, di awal pandemi Covid019 merebak di Indonesia, Afgansyah Reza merasakan kecemasan berlebih pada dirinya. Apa lagi, Afgansyah Reza mempunyai sejarah dengan gangguan tersebut.

"Gue memang ada history anxiety attack (kecemasan). Jadi tahun lalu terasa banget sih, anxiety attack, apalagi gue orangnya mobile gitu," ungkap Afgansyah Reza.

Ikut Terapi

Kecemasan yang berlebih tersebut ternyata muncul saat Afgansyah Reza berdiam diri terlalu lama di rumah. Padahal, Afgansyah Reza mempunyai karya yang harus dirilis tahun lalu.

"Jadi muncul sih, tapi ya gue sih kalau gue benar-benar ikut terapi sih tahun lalu benar-benar kayak gue pengin ngeluarin nih semuanya yang enggak enak enggak enak karena it's gonna be a hard year ahead gitu. Jadi mendingan kita jalani dengan benar," tambah Afgansyah Reza.

Terapi Eksternal

Lebih lanjut, Afgansyah Reza menjelaskan mengenai cara mengatasi kecemasan berlebih yang dialaminya tersebut. Ia menuturkan bahwa ada sebuah terapi eksternal yang membuatnya memelihara anjing.

"Nah itu salah satunya (pelihara anjing), tapi itu kayak eksternal ya, gue lebih kayak internal ya. Kalau gue meditation," tutur Afgansyah Reza.

Sangat Membantu

Awalnya, saat Afgansyah Reza melakukan meditasi tersebut, ia masih merasa kesulitan dengan metodenya. Selain itu, ia juga menikmati berbagai konten sosial media yang membuat emosinya nyaman.

"Awal awal susah (meditasi). Tapi lama-lama ya enak sih meditation. Bentar ajalah 5 menit 7 menit paling lama, tentu itu ngebantu banget sih, terus nonton konten-konten yang uplifting, kalau gue gitu, self helped gitu, lebih kayak gitu sih," ucap Afgansyah Reza.

Rekomendasi