Penyanyi solo yang mempunyai nama lengkap Agnes Monica Muljoto ini memang sudah tak diragukan lagi kariernya di dunia hiburan. Agnez Mo yang lahir pada tanggal 1 Juli 1986 ini sudah memulai kariernya di dunia hiburan sejak usia 6 tahun.
Selain menjadi penyanyi solo, Agnez juga pernah menjadi presenter yang kemudian melambungkan namanya. Agnez Mo bisa disebut menjadi musisi yang menginspirasi banyak orang melalui karya-karyanya.
Tak melulu menjalani karier dengan mulus, ternyata Agnez pernah melalui rintangan yang cukup besar. Baru-baru ini, Agenz Mo bercerita mengenai pengalamannya saat akan berkarier di Amerika Serikat.
Advertisement
Setiap Hari di Studio
Hal itu diungkapkan oleh Agnez dalam video perbincangannya bersama Daniel Mananta yang diunggah di kanal Youtube Daniel Mananta Netwrok pada Senin (7/2). Dalam kesempatannya tersebut, Agnez menceritakan kondisinya pada saat itu.
Hal itu terjadi pada tahun 2007 ketika Agnez ingin berkarier di Amerika Serikat. Agnez mengaku pada saat itu ia telah menyiapkan segala keperluannya, bahkan ia selalu berada di studio setiap harinya.
"Kontrak sudah, sudah sama pengacara, nyokap gue juga sudah ikut ke sana, gue sudah setiap hari di studio," ungkap Agnez Mo.
Advertisement
Beranikan Diri
Pada momen itu, banyak orang dan media membicarakan Agnez karena terlalu percaya diri untuk berkarier di Amerika Serikat. Namun, Agnez memberanikan diri untuk berbicara fakta karena ia sudah menyiapkan segalanya.
"Kenapa gue sampai akhirnya berani ngomong itu ke media karena memang gue sudah ada semuanya," jelasnya.
Advertisement
Belum Siap
Lebih lanjut, Agnez bercerita mengenai kegagalannya berkarier di Amerika Serikat pada saat itu. Agnez Mo mengatakan bahwa sistem label yang membuatnya belum siap untuk berkarier di Amerika Serikat.
"Terus gue pulang ke rumah, gue bilang 'oh enggak kok, gue belum siap, bukan gue enggak siap," ucap Agnez.
Advertisement
Uji Coba
Tak berkecil hati, Agnez Mo mencoba memetik pelajaran dari kegagalannya di Amerika Serikat tersebut. Menurutnya, Tuhan sedang memperlihatkan petunjuk agar ia siap di kemudian hari.
"Oke Tuhan berarti Kau cuma kasih preview untuk apa yang mungkin aku peroleh jika aku siap," tuturnya.