22 Kata-kata Bijak Ali Sadikin tentang Kehidupan, Inspiratif dan Penuh Makna

Ali Sadikin atau yang akrab disapa Bang Ali adalah Gubernur Jakarta ke-7 yang terkenal di Indonesia. Letnan jendral Korps Komando Angkatan Laut ini, ditunjuk Presiden Soekarno menjadi Gubernur Jakarta pada tahun 1966.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
22 Kata-kata Bijak Ali Sadikin tentang Kehidupan, Inspiratif dan Penuh Makna
Letjen KKO Ali Sadikin. ©2016 metro tv

Ali Sadikin atau yang akrab disapa Bang Ali adalah Gubernur Jakarta ke-7 yang terkenal di Indonesia. Letnan jenderal Korps Komando Angkatan Laut ini, ditunjuk Presiden Soekarno menjadi Gubernur Jakarta pada tahun 1966. Beliau menjadi sosok yang disegani dan dikagumi masyarakat Indonesia karena berbagai kebijakannya selama menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

Selama menjabat sebagai Gubernur Jakarta, pria kelahiran Sumedang, 7 Juli 1927 ini ikut dalam penggagasan pembangunan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Ismail Marzuki, Taman Impian Jaya Ancol, Pekan Raya Jakarta, dan beberapa tempat terkenal lainnya. Selain itu, beliau juga menggagas pembangunan beberapa museum seperti Museum Fatahilla, Museum Tekstil, Museum Keramik, dan Museum Wayang.

Tak hanya itu, Bang Ali juga memperhatikan kehidupan para artis yang telah lanjut usia di Kota Jakarta yang pada waktu itu banyak bermukim di daerah Tangki, sehingga wilayah tersebut diberi nama Tangkiwood. Di bawah pimpinan Bang Ali, kota Jakarta sering dijadikan tuan rumah untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON). Tak heran, jika Bang Ali menjadi sosok inspiratif bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga DKI Jakarta.

Sepanjang hidupnya, Bang Ali kerap memberikan kata-kata bijak yang menginspirasi banyak orang. Berikut kata-kata bijak Ali Sadikin tentang kehidupan yang merdeka.com lansir dari Lentera Bijak:

Kata-kata Bijak Ali Sadikin yang Inspiratif

1. Jakarta harus bebas diskriminasi dan menjadi kota bersama bagi yang kaya maupun miskin terlepas dari persoalan ras dan etnis.

2. Orang tidak mengerti bagaimana sengsaranya hidup rakyat jelata, dus pikiran kita harus sampai ke sana.

3. Sekarang jelas bahwa tugas gubernur itu mengayomi rakyatnya, mengurus dan peduli kepada rakyatnya dari lahir sampai mati.

4. Jakarta bisa menjadi kota perdagangan. Kita harus menghidupkan dunia ekonomi dari sini.

5. Saya harus bisa menciptakan keadaan masyarakat dengan segala kehidupannya, menjadi partner DKI Jakarta.

6. Kalau saya mati, saya mau dimakamkan di Tanah Kusir.

7. Mungkin kalau tidak ada saya, tidak ada yang namanya KADIN (Kamar Dagang dan Industri).

Kata-kata Bijak Ali Sadikin tentang Kehidupan

8. Mereka (waria) juga manusia, dan mereka juga penduduk Jakarta. Jadi saya harus mengurus mereka juga.

9. Berubah atau punah? Kritik itu biasa bagi orang yang berpikir.

10. Manusia tanpa cita-cita adalah mati. Cita-cita tanpa kerja adalah mimpi. Idaman yang menjadi andalan adalah kebahagiaan.

11. Dapatkan uang dari orang yang tepat, berikan kepada orang yang tepat, dalam proses wajar kalau ada yang ambil untung, tapi jangan serakah.

12. Kita tidak butuh orang pintar, orang pemberani. Yang kita butuhkan orang dengan integritas.

13. Ada yang mengatakan bahwa dulu kemauan dan kehendak Bung Karno tidak bisa dicegah. Pengalaman saya, ya, bisa.

14. Suatu kota dikatakan baik bila mampu mengembangkan dunia pariwisata dan rekreasi.

15. Persoalan lalu lintas dan angkutan tak ubahnya dengan gelombang di lautan, datang, mereda, gemuruh, lalu mereda lagi. Tak henti-hentinya.

Kata-kata Bijak Ali Sadikin

16. Lalu lintas di Jakarta brengsek. Sayalah yang paling tidak puas terhadap keadaan itu.

17. Banyak hal yang tidak tepat di proses Pemilu kita. Kok bisa proses Pemilu berlangsung selama berbulan-bulan? Negara lain tidak ada yang seperti itu.

18. Marilah kita sadar, kenapa bangsa kita seperti ini? Ini bukan keinginan Tuhan, ini perbuatan kita sendiri.

19. Konstitusi harus dijalankan sesuai Undang-undang.

20. Saya sebagai warga negara memang harus mengikuti (proses politik). Tapi memang betul, orang Angkatan Laut itu buta politik. Yang jago politik itu, ya, Angkatan Darat.

21. Para ahli politik dan negarawan harus merumuskan demokrasi yang baik. Jangan terulang lagi proses Pemilu yang penuh dengan penipuan-penipuan, mempermainkan nasib rakyat, dan mengkhianati Pancasila.

22. Biarlah saya yang bertanggung jawab atas setiap keputusan yang saya ambil.

Rekomendasi