Daftar Makanan Kolesterol Tinggi yang Perlu Diperhatikan, Ketahui Ukuran Porsinya

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui daftar makanan kolesterol tinggi yang perlu dihindari. Dengan mengetahui beberapa daftar makanan kolesterol tinggi bisa membantu Anda untuk mengontrol pola makan dengan baik dan lebih sehat.

Ayu Isti Prabandari
Oleh Ayu Isti Prabandari - Reporter
Daftar Makanan Kolesterol Tinggi yang Perlu Diperhatikan, Ketahui Ukuran Porsinya
Ilustrasi daging. ©2012 Shutterstock/lsantilli

Kolesterol merupakan salah satu senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan tugas penting. Dalam hal ini, organ hati secara alami bekerja menghasilkan kolesterol dan mengalirkannya ke seluruh tubuh melalui protein dalam darah. Kolesterol ini merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan untuk membentuk membran sel dalam tubuh.

Selain berfungsi untuk membangun membran sel, kolesterol juga berguna untuk memproduksi hormon, vitamin D, dan zat penting lainnya yang diperlukan untuk mencerna makanan berlemak. Dengan begitu, kolesterol tidak selalu berarti buruk bagi tubuh. Sehingga setiap orang perlu mencukupi kebutuhan kolesterol dengan baik agar fungsi tubuh bekerja secara efektif.

Meskipun begitu, jika tubuh telalu banyak memproduksi kolesterol juga tidak baik untuk kesehatan. Biasanya orang-orang dengan pola makan sembarangan dan tidak sehat, mempunyai risiko lebih dalam hal ini. Seperti konsumsi makanan yang mengandung lemak trans atau lemak jahat.

Produksi kolesterol yang berlebih di dalam tubuh, khususnya kolesterol jahat dapat menumpuk pada arteri atau pembuluh darah sehingga akan menghambat aliran darah. Hal inilah yang menjadi penyebab orang-orang terkena penyakit kardiovaskular. Seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, atau stroke.

Maka dari itu, Anda perlu mengetahui daftar makanan kolesterol tinggi yang perlu dihindari. Dengan mengetahui beberapa daftar makanan kolesterol tinggi bisa membantu Anda untuk mengontrol pola makan dengan baik dan lebih sehat. Dilansir dari beberapa sumber, berikut kami merangkum daftar makanan kolesterol tinggi yang perlu diperhatikan.

Daftar Makanan Kolesterol dan Tinggi Lemak Jenuh

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat beberapa jenis makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Bukan hanya itu, beberapa makanan yang mengandung kolesterol tinggi ini juga mempunyai kandungan lemak jenuh tinggi.

Dalam hal ini, lemak jenuh atau lemak trans bersifat mengikat kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Sehingga konsumsi beberapa makanan ini perlu dibatasi agar tubuh tetap sehat dan tidak meningkatkan risiko penyakit lebih tinggi.

Berikut beberapa daftar makanan kolesterol dan tinggi lemak jenuh yang perlu diketahui:

  • Makanan olahan susu berlemak penuh seperti susu, keju, yogurt dan krim.
  • Lemak hewani, seperti mentega, ghee, margarin, dan olesan yang terbuat dari lemak hewani, lemak babi, lemak, dan tetesan.
  • Daging berlemak dan produk daging olahan seperti sosis.

Daftar Makanan Kolesterol dan Rendah Lemak Jenuh

Selain daftar makanan kolesterol dengan lemak jenuh tinggi, ada juga beberapa makanan yang mengandung kolesterol namun kadar lemak jenuhnya cenderung rendah. Beberapa makanan kolesterol dengan rendah lemak jenuh ini dinilai tidak berbahaya, sehingga Anda masih bisa mengonsumsinya dengan aman. Berikut beberapa daftar makanan kolesterol dan redah lemak jenuh yang perlu Anda ketahui:

  • Daging tanpa lemak, terutama jeroan, seperti hati, ginjal, roti manis, jantung dan babat.
  • Udang, kepiting, lobster, cumi-cumi, gurita dan sotong.
  • Telur (kolesterol ada di kuning telur).

Bagi penderita penyakit kardiovaskular, Anda masih dapat mengonsumsi beberapa makanan ini. Meskipun begitu tetap perlu memperhatikan jumlah dan intensitas atau seberapa sering Anda mengonsumsinya. Hal ini, Anda bisa makan tiga atau empat butir telur seminggu, dan kerang seperti udang sekali atau dua kali seminggu. Namun, Anda harus menghindari konsumsi hati dan jeroan sama sekali karena merupakan sumber kolesterol tinggi yang berbahaya bagi penderita kardiovaskular.

Daftar Makanan Kolesterol dalam Setiap Porsinya

Setelah mengetahui beberapa jenis makanan kolesterol tinggi dan kandungan lemak jenuhnya, berikutnya akan ditunjukkan daftar makanan kolesterol dan kandungan setiap porsinya. Daftar berikut dapat memudahkan Anda menghitung kadar kolesterol yang dikonsumsi sehari-hari, berdasarkan prosi makanan yang dikonsumsi. Berikut beberapa daftar makanan kolesterol tinggi dan ukuran setiap porsinya:

Telur

  • 1 sangat besar : 256mg
  • 1 besar : 240mg
  • 1 kecil : 185mg

Hati

  • Domba, mentah (100g) : 430mg
  • Betis, mentah (100g) : 370mg
  • Ayam, mentah (100g) : 380mg
  • Babi, mentah (100g) : 260mg

Pate Hati (40g) : 68mg

Ginjal

  • Babi, mentah (100g) : 410mg
  • Domba, mentah (100g) : 315mg

Jantung

  • 1 hati Domba, mentah (191g) : 267mg
  • 1 Hati babi, mentah (266g) : 210mg

Kerang

  • Udang, mentah (140g) : 210mg
  • Kepiting kalengan dalam air garam (100g): 72mg
  • Daging kepiting segar, dimasak (100g) : 169mg
  • Setengah lobster matang (250g) : 275mg

Sertai Konsumsi Serat

Penting untuk dicatat bahwa diet tanpa lemak juga bisa berbahaya karena akan menguras kadar karbohidrat baik, merusak fungsi saraf dan otak normal, dan mungkin meningkatkan peradangan.

Memilih lemak sehat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus menjaga dan dalam beberapa kasus meningkatkan kadar kolesterol baik. Dengan begitu, Anda perlu menyertai konsumsi makanan lain yang dapat membantu menyeimbangkan kesehatan tubuh.

Salah satu makanan yang perlu dikonsumsi dalam hal ini adalah makanan berserat. Serat hadir dalam dua bentuk utama, larut dan tidak larut. Serat tidak larut ini sangat penting untuk kesehatan pencernaan.

Sementara itu, serat larut biasanya bekerja mengikat kolesterol dalam aliran darah dan membantu mengeluarkannya melalui tinja. Jenis serat ini juga memiliki manfaat tambahan untuk membantu mengontrol kadar gula darah.

Beberapa pilihan serat ramah kolesterol untuk dipertimbangkan termasuk:

  • ikan berlemak, seperti salmon, trout, tuna albacore, dan sarden
  • kacang-kacangan, biji-bijian, dan legum
  • kulit buah
  • minyak nabati alami nontropis, seperti minyak zaitun, minyak alpukat, minyak kanola, dan minyak safflower
  • oat dan dedak gandum, chia dan biji rami bubuk, kacang-kacangan, barley, psyllium, jeruk, blueberry , dan kubis Brussel
Rekomendasi