Kuspuji Istiningdyah atau akrab dikenal sebagai Iis Sugianto menjadi komentator Golden Memories Asia. Penyanyi berumur 57 tahun ini awalnya bukanlah penyanyi lagu-lagu melankolis seperti dikenal saat ini.
Penyanyi yang baru melambung namanya setelah membawakan lagu karya Rinto Harahap ini, ternyata menjadi trade mark penyanyi wanita untuk lagu-lagu manis pada 1980-an. Tidak hanya membawakan lagu-lagu karya Rinto Harahap, Iis Sugianto juga pernah berduet dengan mendiang Chrisye.
Baru-baru ini, Iis Sugianto menceritakan pengalamannya berduet dengan Chrisye. Ia juga mengungkapkan bagaimana album tersebut bisa sukses di pasaran.
Advertisement
Rajanya Pop Kreatif
Hal itu diungkapkan Iis Sugianto dalam perbincangannya bersama Rano Karno yang diunggah di kanal YouTube Si Rano pada Selasa (17/11). Dalam kesempatan tersebut, Ia menceritakan bagaimana sosok Chrisye.
Menurut Iis Sugianto, pada saat itu Chrisye adalah penyanyi yang merajai musik pop Tanah Air. Hampir semua penikmat musik Tanah Air mengenal sosok Chrisye.
"Pada saat itu, Chrisye kan rajanya pop kreatif, siapa yang enggak kenal?" ungkap Chrisye.
Advertisement
Rekaman Berbeda
Banyak yang terheran bagaimana kolaborasi tersebut bisa terjadi. Mengingat Chrisye dan Iis Sugianto adalah penyanyi dengan label yang berbeda.
Kolaborasi tersebut bisa terjadi karena label rekaman yang menaungi Chrisye sangat menghormati sosok Rinto Harahap. Sedangkan, Rinto Harahap adalah orang yang memproduseri Iis Sugianto.
"Musica kan respect sama Bang Rinto, orang semua lagu-lagunya yang meledak dari dia," tambah Iis Sugianto.
Advertisement
Tidak Hanya Produksi Album
Setelah diproduksi, ternyata album tersebut meledak di pasaran. Banyak penikmat musik yang menyukai album 'Seindah Rembulan' tersebut.
Kesuksesan album tersebut, label rekaman yang menaungi Iis Sugianto langsung membuat film. Film yang diproduksi juga memiliki judul yang sama.
"Lumayan meledak dan sampai dibikin filmnya kan. Dan itu album dan filmnya diproduksi Lolypop semua," tutur Iis Sugianto.