Seventeen merupakan grup band yang terbentuk di Yogyakarta pada tahun 1999. Puluhan tahun berkarya, para personel Seventeen mengalami nasib nahas saat mengisi acara di Pantai Tanjung Lesung pada akhir 2018 lalu.
Mereka turut menjadi korban dari tsunami yang menerjang wilayah tersebut. Akibat bencana ini, tiga dari empat personel Seventeen meninggal dunia.
Sang vokalis, Ifan, menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat. Selain teman-temannya, Ifan juga harus kehilangan istri tercintanya.
Formasi Seventeen yang kini tinggal menyisakan Ifan seorang membuat banyak orang beranggapan jika band ini telah bubar. Bahkan hal tersebut juga tertulis di laman wikipedia Seventeen.
Namun baru-baru ini Ifan Seventeen membantah kabar tersebut. Ia bahkan akan segera merilis single baru.
Advertisement
Mengubah Sejarah
Melalui unggahannya di Instagram pada Senin (16/11), Ifan memberi penjelasan mengenai nasib bandnya tersebut. Ia mengatakan jika dirinya sedang menyiapkan sesuatu yang akan mengubah sejarah Seventeen.
"Bulan ini InsyaAllah aku akan MERUBAH SEJARAH yang telah tertulis diwikipedia," tulisnya memberi keterangan.
Advertisement
Belum Bubar
Ifan juga menegaskan bahwa grup band Seventeen sampai saat ini masih ada. Hal itu dikatakan Ifan agar para penggemarnya masih menanti Seventeen untuk berkarya.
"Karna Seventeen sama sekali belom berakhir!" lanjutnya.
Advertisement
Masih Ada Karya
Meski teman-temannya telah tiada, Ifan menyebut jika masih ada karya mereka yang belum dipublikasikan. Ifan Seventeen pun telah siap untuk meluncurkan lagu baru dari bandnya tersebut.
"Memang hanya ragaku yang masih tersisa disini, tapi karya kami berempat akan selalu kami inginkan untuk bisa selalu didengar. Besok aku akan suting video klip untuk SINGLE BARU SEVENTEEN atas nama kami berempat, BISMILLAH," jelasnya.