Firewall Adalah Sistem Keamanan Komputer, Kenali Cara Kerja dan Fungsinya

Seiring berkembangnya teknologi informasi, banyak perusahaan yang menggunakan jaringan private internet untuk melindungi data digital dari berbagai serangan yang tidak diinginkan. Salah satu perangkat lunak komputer yang berfungsi untuk melindungi aset data dari gangguan yang tidak diinginkan ialah firewall.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
Firewall Adalah Sistem Keamanan Komputer, Kenali Cara Kerja dan Fungsinya
Ilustrasi komputer. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/gyn9037

Seiring berkembangnya teknologi informasi, banyak perusahaan yang menggunakan jaringan privat internet untuk melindungi data digital dari berbagai serangan yang tidak diinginkan. Salah satu perangkat lunak komputer yang berfungsi untuk melindungi aset data dari gangguan yang tidak diinginkan ialah firewall. Perangkat ini dapat menjamin keamanan melalui aktivitasi kontrol granular berdasarkan jenis dan fungsinya.

Firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang berfungsi melindungi komputer dari berbagai macam jenis serangan dari komputer luar. Firewall berperan penting dalam mengontrol semua lalu lintas keluar dan masuk jaringan sesuai keamanan yang telah ditetapkan. Selain itu, firewall juga berfungsi untuk meningkatkan keamanan komputer yang terhubung ke jaringan, seperti internet dan LAN.

Secara umum, firewall komputer dapat diartikan sebagai program perangkat lunak yang digunakan untuk mencegah akses tidak sah atau dari jaringan pribadi. Sehingga firewall dapat melangsungkan proses sistem yang memiliki akes ke sumber daya jaringan.

Cara Kerja Firewall

Firewall digunakan untuk menghentikan intrusi serta menyediakan metode kebijakan kontrol akses yang kuat. Sehingga hal ini dapat melindungi komputer dari beragam gangguan dari dalam maupun luar yang dapat mengancam aset data di dalam komputer.

Selain itu, apabila komputer memiliki perlindungan firewall, maka semua yang masuk dan keluar dari komputer akan di monitor.

Cara kerja firewall adalah menganalis paket data yang masuk dan keluar di dalam jangkauan aman yang terlindungi oleh firewall. Sehingga firewall akan bekerja memeriksa sumber paket data yang masuk dengan beberapa ketentuan yang dibuat untuk mengontrol paket yang dapat masuk. Sistem ini juga memungkinkan untuk memblokir jaringan tertentu yang mencatat trafik gangguan yang mencurigakan.

Di samping itu, firewall menggunakan satu atau lebih dari tiga metode untuk mengontrol lalu lintas yang mengalir masuk dan keluar dari jaringan, di antaranya penyaringan paket, layanan proxy, dan inspeksi stateful. Beberapa metode tersebut berfungsi untuk memantau, memeriksa, dan memonitor semua lalu lintas jaringan yang terindikasi berbahaya.

Jenis-Jenis Firewall

Firewall adalah suatu kombinasi antara perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berperan menjadi pemisah di antara jaringan komputer menjadi dua atau lebih untuk menjaga keamanan data.

Tak heran, jika banyak perusahaan-perusahaan besar menggunakan perangkat ini untuk mengamankan semua data yang dimiliki. Selain itu, firewall yang digunakan juga memiliki beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut:

1. Network Firewall

Jenis firewall yang pertama ialah network firewall. Jenis firewall ini memiliki beberapa fitur utama seperti stateful firewall, packet filter firewall, circuit level gateway, application level gateway, dan NAT firewall. Beberapa fitur tersebut berfungsi untuk menentukan paket mana yang diizinkan dan mana paket yang akan ditolak.

2. Personal Firewall

Personal firewall digunakan sebagai pelindung komputer yang tersambung pada jaringan dari akses yang tidak izinkan. Sehingga firewall jenis ini dapat mengamankan komputer secara total. Dengan menambahkan beberapa fitur pengaman seperti perangkat proteksi terhadap virus, maka hal ini dapat berperan penting dalam mendeteksi gangguan keamanan jaringan.

Fungsi Firewall

Firewall memiliki beberapa fungsi dalam mengamankan jaringan komputer dari beragam serangan yang mencurigakan. Selain itu, firewall juga memiliki fungsi lainnya, di antaranya sebagai berikut:

• Fungsi firewall adalah memeriksa terlebih dahulu paket data yang akan melalui jaringan privat.

• Firewall juga dapat melaksanakan autentifikasi ke akses data. Sehingga dapat mencatat semua transaksi dari seluruh peristiwa yang terjadi di dalam firewall.

• Firewall juga sebagai pengatur, penyaring, serta dapat mengontrol trafik data yang dapat masuk untuk mengakses jaringan privat yang telah dilindungi oleh firewall.

Rekomendasi