Perhelatan Putri Indonesia 2020 yang digelar Jumat (6/3), menjadi perbincangan warganet di media sosial. Salah satu finalis yang masuk TOP 6 berhasil menarik perhatian. Pasalnya, ia tidak bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh salah satu juri.
Kalista Iskandar mendapatkan pertanyaan seputar pancasila dari Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Bambang Soesatyo. Kalista menjawab dengan lancar sila pertama hingga ketiga, namun Kalista terlihat terbata-bata ketika menyampaikan sila ke 4 dan ke 5. Ia merasa gugup ditambah dengan sorakan dari penonton.
Finalis Putri Indonesia perwakilan Sumatera Barat ini ternyata memiliki prestasi yang membanggakan. Perempuan kelahiran Jakarta ini memiliki pengalaman organisasi yang lumayan banyak, selain itu Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Advertisement
Kehidupan Pribadi
Finalis Putri Indonesia yang mewakili Sumatera Barat ini memiliki nama lengkap Louise Kalista Wilson-Iskandar. Kalista lahir di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Ayahnya yang bernama Egbert D. Iskandar berketurunan Tionghoa-Indonesia, sementara ibunya, Deborah Escaroni Wilson berketurunan Amerika Serikat. Kalista merupakan anak tunggal dari pernikahan orang tuanya.
Advertisement
Menempuh Gelar Master
Kalista mengenyam pendidikan menengah atas di SMA Theresia. Setelah lulus SMA, ia menempuh perguruan tinggi di Universitas Pelita Harapan.
Kalista berhasil memperoleh gelar sarjana hukum. Saat ini, perempuan kelahiran Bukittinggi ini menempuh gelar master di Universitas Trisakti.
Advertisement
Aktif dalam Kegiatan Sosial
Selain aktif dalam organisasi di tingkat SMA, Kalista aktif dalam kegiatan sosial. Kalista telah aktif di Yayasan Emmanuel Bogor sejak 2011.
Ia membantu menyediakan kebutuhan bagi anak yatim piatu untuk memotivasi pertumbuhan mereka sesuai passion. Kalista ternyata menjadi volunteer tetap dalam yayasan tersebut.
Advertisement
Prestasi Kalista Iskandar
Perempuan 21 tahun ini mempunyai segudang prestasi di antaranya:
-International Humanitarian Law Moot Court Competition (2016)
-Compete in the Global Rounds of The Foreign Direct Investment Arbitration Moot in Boston (2017)
-Compete in The Asia Pasific Regional Rounds of Foreign Direct Investment Arbitration Moot in Seoul, Korea Selatan (2017)
-Jassup Moot Court Competiting by ISLA (2019)
Advertisement
Putri Batik Nusantara 2018
Sebelum mengikuti kontes Putri Indonesia, Kalista pernah ikut dalam kontes kecantikan Puteri Batik Nusantara 2018. Pada saat itu, ia masih berumur 20 tahun.
Kalista mewakili DKI Jakarta dan berhasil masuk dalam lima besar serta menyabet gelas Miss Persahabatan.
Advertisement
Putri Indonesia 2020
Kalista terpilih sebagai Puteri Indonesia Sumatra Barat 2020. Ia mewakili provinsi Sumatera Barat dalam kontes Puteri Indonesia 2020.
Kalista fokus menyuarakan tentang metode pendidikan bagi anak berdasarkan bakat yang mereka miliki. Kalista yakin ke depannya dapat mendorong Indonesia ke arah yang lebih baik dalam mewujudkan ekonomi kreatif. Di ajang bergengsi ini, Kalista berhasil finis sebagai TOP 6 Putri Indonesia 2020.