Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Pulang dari Transmigrasi, Pria Gunungkidul Ini Memilih Hidup Sendiri di Gubuk Pinggir Jurang Tepi Laut

Pulang dari Transmigrasi, Pria Gunungkidul Ini Memilih Hidup Sendiri di Gubuk Pinggir Jurang Tepi Laut

Walaupun keluarganya sudah membujuknya agar tinggal bersama mereka, namun Mbah Subeno tetap memilih tinggal menyendiri di sana.

Di kawasan wisata Bukit Pengilon, ada seorang pria tua yang memilih hidup sendiri di sebuah gubuk. Tempat tinggalnya berada di tepi jurang yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Pria itu bernama Mbah Subeno.

Pulang dari Transmigrasi, Pria Gunungkidul Ini Memilih Hidup Sendiri di Gubuk Pinggir Jurang Tepi Laut

Mbah Subeno sebenarnya punya anak cucu yang tinggal di rumah yang lebih layak. Tapi Mbah Subeno tetap memilih hidup menyendiri di gubuk pinggir laut itu.

“Alasan dia memilih hidup seperti itu saya kurang tahu persis, mas. Padahal anak cucu sudah membujuk pulang, sudah juga menyediakan kamar khusus untuk beliau, cuma beliau belum mau,” kata Bapak Radal, penjaga wisata Bukit Pengilon, mengutip YouTube Cerita Desa Indonesia.

Lalu seperti apa keseharian Mbah Subeno di gubuk kecil itu? Berikut ulasan selengkapnya. 

Saat ditemui oleh pemilik YouTube Cerita Desa Indonesia, Mbah Subeno sedang melakukan aktivitas di dalam gubuknya.

Mbah Subeno bercerita sebelum tinggal di gubuk itu, ia merantau ke Lampung. Kemudian ia pulang ke kampung halaman di Gunungkidul sejak 2016.

“Saya di Lampung sudah dari tahun 1965. Saya sudah dari tahun 1994 jadi duda,” kata Mbah Subeno.

Mbah Subeno bercerita, ia waktu itu pergi ke Lampung untuk menyusul kakak perempuannya. Di sana mereka merintis usaha. Karena usahanya tidak berjalan bagus, mereka pindah ke Lampung Barat.

“Di sana daerah sayuran. Di daerah itu saya menjalani usaha, tapi malah sakit seperti ini,” kata Mbah Subeno. 

Mbah Subeno punya anak dua. Satu tinggal di Lampung dan satunya tinggal di Gunungkidul.<br>

Mbah Subeno punya anak dua. Satu tinggal di Lampung dan satunya tinggal di Gunungkidul.

Walau sendirian tinggal di gubuk kecil, Mbah Subeno mengaku tidak takut. Ia merasa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan.

“Di Lampung dulu banyak gajah saya biasa saja. Dulu bahkan di sini masih banyak harimau. Tapi sekarang sudah tidak ada. Sekarang paling cuma monyet liar,” kata Mbah Subeno. 

Pulang dari Transmigrasi, Pria Gunungkidul Ini Memilih Hidup Sendiri di Gubuk Pinggir Jurang Tepi Laut

Mbah Subeno sekarang sudah berusia 80 tahun. Ia mengatakan kalau lahan itu dulunya milik orang tuanya. Namun sekarang sebagian besar disewa oleh pengelola wisata.

Kini Sukses di Tanah Rantau, Begini Kisah Transmigran Asal Kebumen yang Tinggal di Sulbar
Kini Sukses di Tanah Rantau, Begini Kisah Transmigran Asal Kebumen yang Tinggal di Sulbar

Hidup di lokasi transmigrasi memang berat, tapi Pak Tumiran membuktikan bahwa ia bisa hidup sejahtera asal mau bekerja keras

Baca Selengkapnya icon-hand
Ajakan Rujuk Ditolak, Pria di Palembang Mengamuk Tikami Mantan Istri dan Calon Suaminya
Ajakan Rujuk Ditolak, Pria di Palembang Mengamuk Tikami Mantan Istri dan Calon Suaminya

DN gelap mata mengetahui mantan istrinya AG (24) akan menikah lagi. Dia menikami wanita itu hingga terluka parah sedangkan calon suaminya FR (30) tewas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Pria Tak Dikenal Lempar Batu ke Mobil yang Parkir di Halaman Rumah, Aksinya Bikin Warganet Geram
Pria Tak Dikenal Lempar Batu ke Mobil yang Parkir di Halaman Rumah, Aksinya Bikin Warganet Geram

Terlihat dua orang pria asing tiba-tiba melakukan aksi kejahatan. Mereka melempar batu besar ke arah mobil yang tengah parkir di halaman rumah.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
6 Penyebab Pria Langsung Tertidur Pulas Usai Bercinta
6 Penyebab Pria Langsung Tertidur Pulas Usai Bercinta

Banyak pria yang mengantuk dan terlelap setelah bercinta. Mengapa?

Baca Selengkapnya icon-hand
Tak Terima Ditegur karena Bawa Pacar ke Rumah, Pemuda di Maros Tega Bunuh Kakak Kandung
Tak Terima Ditegur karena Bawa Pacar ke Rumah, Pemuda di Maros Tega Bunuh Kakak Kandung

Seorang pemuda di Maros, Sulawesi Selatan, MA (22) gelap mata setelah ditegur karena membawa pacarnya ke rumah. Dia tega membunuh kakak kandungnya AA (31).

Baca Selengkapnya icon-hand
Hanya di Indonesia, Pria Ini Asyik Makan Sambil Lihat Tawuran di Pinggir Jalan, 'Emang Seru Nih di Sini'
Hanya di Indonesia, Pria Ini Asyik Makan Sambil Lihat Tawuran di Pinggir Jalan, 'Emang Seru Nih di Sini'

Alih-alih duduk di warung makan, pria ini memilih makan sembari melihat tawuran di pinggir jalan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kisah Pilu Pria Tua Tukar Dagangan Sama Beras Sedapatnya, Demi Sang Ibu Usia 103 Tahun Bisa Makan
Kisah Pilu Pria Tua Tukar Dagangan Sama Beras Sedapatnya, Demi Sang Ibu Usia 103 Tahun Bisa Makan

Sejak istrinya meninggal, Abah Ucup merawat sang ibu yang sudah berusia 103 tahun seorang diri.

Baca Selengkapnya icon-hand
Aksi Pria Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Ini Curi Perhatian, Kembali Kotor Setelah Dibersihkan
Aksi Pria Bersihkan Sampah di Pinggir Jalan Ini Curi Perhatian, Kembali Kotor Setelah Dibersihkan

Pria ini merasa capek dan kesal lantaran banyak orang yang membuang sampah di pinggir jalan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ngopi Bareng Supir Truk, Ganjar Terima Aduan soal Pungli
Ngopi Bareng Supir Truk, Ganjar Terima Aduan soal Pungli

Salah satunya adalah Pungli yang berada di jembatan timbang.

Baca Selengkapnya icon-hand