Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip Keunikan Kerkhof Cilacap, Ada Makam Bajak Laut

Mengintip Keunikan Kerkhof Cilacap, Ada Makam Bajak Laut Keunikan kerkhof Cilacap. ©YouTube/Mubeng Jateng

Merdeka.com - Sama seperti kebanyakan kota-kota lainnya di Indonesia, di Cilacap ada sebuah permakaman khusus orang Belanda yang juga biasa disebut dengan nama kerkhof.

Di kerkhof Cilacap, terdapat ratusan makam. Yang dimakamkan di sana tidak hanya orang Belanda, namun juga ada orang Denmark, Polandia, dan Jerman.

Dari sekian banyak makam, ada beberapa makam yang menarik perhatian. Salah satunya adalah makam bajak laut. Seperti apa keunikan kerkhof Cilacap? Simak penjelajahannya berikut ini dikutip dari kanal YouTube Mubeng Jateng:

Makam Bajak Laut

keunikan kerkhof cilacap

©YouTube/Mubeng Jateng

Salah satu makam di kerkhof Cilacap memiliki batu nisan yang amat besar. Di batu nisan itu terpahat gambar tengkorak. Warga sekitar sering menyebutnya makam bajak laut. Diketahui makam itu milik seorang kepala perusahaan mesin kapal di Cilacap.

“Batu nisannya diperkirakan hilang tahun 2008. Kemudian tidak ada epitep yang bisa dibaca, maka orang sini sering menyebutnya makam bajak laut,” kata Bambang Ario, pemandu penjelajah kerkhof Cilacap.

Makam "Singa Belanda"

keunikan kerkhof cilacap

©YouTube/Mubeng Jateng

Di kerkhof Cilacap juga terdapat makam seorang perwira militer bernama Toontje Poland. Bukan sekadar perwira biasa, Toontje ternyata memiliki gelar ksatria yang diberikan langsung oleh Kerajaan Belanda. Tak hanya itu, Toonje juga dijuluki “singa Belanda”.

“Beliau adalah seorang perwira militer yang sangat berpengalaman, jam terbangnya cukup tinggi, turut berperan juga dalam meredakan Perang Paderi di Sumatra, dan juga ajudan Sultan Madura,” kata Bambang.

Sebelum akhir hayatnya, Toontje sempat menikahi seorang gadis Purworejo, lalu dua tahun berselang dia meninggal dunia di Cilacap.

Makam Tertua

keunikan kerkhof cilacap

©YouTube/Mubeng Jateng

Tak jauh dari makam Toontje, terdapat sebuah makam yang diyakini sebagai yang tertua di kerkhof Cilacap. Nisannya masih berupa batu andesit. Dulunya, di sekeliling makam itu ada sebuah pagar besi. Yang dimakamkan di sana adalah seorang sastrawan perempuan asal Jerman yang menghasilkan karya sastra dengan ide-ide sosialisnya.

“Beliau kemudian menikah dengan seorang perwira yang di kemudian hari perwira itu mendirikan sekolah untuk anak-anak Indo-Eropa yang akan dijadikan kadet militer di Purworejo,” ungkap Bambang dikutip dari kanal YouTube Mubeng Jateng.

Diakui Dua Negara

keunikan kerkhof cilacap

©YouTube/Mubeng Jateng

Selain makam para orang berpengaruh pada masanya, di sana juga ada makam seorang bayi yang baru lahir. Uniknya, makam sang bayi diakui oleh dua negara, yaitu Inggris dan Belanda.

“Disinyalir ada hubungan gelap dari ibunya yang seorang perawat, jadi satu orang berkewarganegaraan Inggris dan satu lagi berkewarganegaraan Belanda,” kata Bambang.

Tokoh Penting di Cilacap

keunikan kerkhof cilacap

©YouTube/Mubeng Jateng

Selanjutnya ada makam M. Berz. Dia merupakan salah satu tokoh penting di Cilacap. Pada masanya dia adalah seorang asisten residen (sekarang setara bupati) yang banyak berjasa terhadap masyarakat Cilacap.

“Pada masanya M. Berz dan istrinya banyak menghabiskan waktu untuk aksi-aksi sosial. Mereka aktif di dalam kegiatan anak-anak tuna netra,” pungkas Bambang.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP