Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lanjutkan Tradisi Keluarga, Pria Bantul Bagikan Tips Cara Beternak Koi

Lanjutkan Tradisi Keluarga, Pria Bantul Bagikan Tips Cara Beternak Koi Tips beternak koi ala warga Bantul. ©YouTube/Cap Capung

Merdeka.com - Bayu merupakan pemilik generasi kedua dari WS Koi Center. Sesuai namanya, usahanya bergerak di bidang budidaya ikan koi. Bertempat tinggal di Wonokromo, Bantul, budidaya ikan koi sudah menjadi tradisi dalam keluarganya.

“Ayah saya sejak tahun 1990-an memang sudah hobi koi. Terus dari kecil saya sering lihat, akhirnya saya juga ikut suka. Terus pada tahun 2010, karena aktif di komunitas koi, karena suka berkompetisi, akhirnya kami bikin tempat ini untuk memfasilitasi hobi kami,” kata Bayu dikutip dari kanal YouTube Cap Capung pada Sabtu (10/12).

Lalu seperti apa suka duka Bayu dan keluarga dalam mengembangkan usaha koi? Dan apa saja tips yang dia bagikan bagi mereka yang berminat untuk budidaya koi? Berikut selengkapnya:

Bisnis yang Tak Lekang Oleh Waktu

tips beternak koi ala warga bantul

©YouTube/Cap Capung

Bayu mengatakan, bisnis ikan koi bisa dibilang tak lekang oleh waktu. Artinya, dari generasi ke generasi selalu ada saja orang yang suka sama ikan hias dari Jepang itu.

“Saya amati, sejak saya pertama kali ikut hobi ini, itu kok selalu ada. Mulai dari yang saya beli di pasar sampai yang harus ke dealer koi dari Jepang, bahkan sampai ke Jepang-nya. Itu selalu ada." ujar Bayu.

Kualitas Ikan Koi

tips beternak koi ala warga bantul

©YouTube/Cap Capung

Bayu mengatakan, pakan ikan koi sebenarnya beragam. Namun yang paling bagus jelas pakan ikan yang memang dibuat hanya untuk pakan ikan koi. Namun dalam pengamatan Bayu, teman-temannya sesama pembudidaya koi banyak yang mengembangkan pakan sendiri.

Sementara soal kualitas, setiap koi punya grade-nya masing-masing. Dan pembagian tingkatan kualitas di ikan koi itu banyak jenisnya.

“Misalnya ikan koi jenis kohaku, misal merah sama putih misalnya. Itu yang umum. Orang yang sudah hobi lama sama hobi baru, jelas beda. Orang yang sudah hobi lama mungkin menilai merahnya beda dengan merah yang itu. Yang hobi baru melihat ini merahnya sama,” kata Bayu dikutip dari kanal YouTube Cap Capung.

Terus Belajar

tips beternak koi ala warga bantul

©YouTube/Cap Capung

Bayu mengatakan, pada dasarnya para penghobi yang menggemari makhluk hidup itu tidak pernah pintar, sama halnya dengan para penghobi koi. Karena pada dasarnya mereka belajar dari hewan. Selain itu, daya tahan hewan dari tahun ke tahun mengalami perubahan.

“Dan kita dari selerapun tetap ada perubahan. Jadi saat kami ditanya berapa lama belajarnya? Sampai sekarang pun terus belajar. Dan sudah berapa persen? Nggak tahu saya,” kata Bayu.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP