Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Mayoritas warga di sana merupakan petani yang menggarap lahan tadah hujan. Kalau musim kemarau lahan itu dibiarkan kosong.

Di salah satu sudut pelosok Wonogiri, terdapat sebuah kampung terpencil yang letaknya berada di bawah bukit. Namanya Kampung Turgo, lokasinya berada di Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit
Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Di tengah-tengah kampung itu, menjulang bukit yang cukup tinggi. Warga biasa menyebutnya Bukit Cumbri.

Kampung itu berbatasan langsung dengan Kabupaten Ponorogo di sebelah timur. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

Memasuki musim penghujan di awal Januari, warga di kampung terpencil itu sudah mulai bercocok tanam. Selama musim kemarau banyak lahan di sana yang dibiarkan terbengkalai karena kebanyakan berupa lahan tadah hujan.

Terlihat dari video yang diunggah kanal YouTube Jejak Richard, warga di Kampung Turgo terlihat begitu ramah. Saat itu sore hari. Banyak warga yang sedang berkumpul di halaman rumah sembari bercengkrama satu sama lain.

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit
Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Berdasarkan informasi warga setempat, Kampung Turgo baru saja dilanda hujan deras diikuti angin kencang. Hembusan angin kencang itu membuat tanaman jagung di sana bertumbangan.

Di kampung itu tinggal seorang ibu yang tinggal bersama seorang keponakannya. Namanya Ibu Semi.

Di rumahnya ia berjualan minuman siap saji.
Selain itu, ia juga punya hewan ternak berupa seekor sapi. Sehari-hari ia mencari rumput untuk pakan ternaknya.  

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

“Jauh e kalau harus cari rumput itu. Sampai selatan Bukit Cumbri. Saya naik jauh sama adik saya,” kata Ibu Semi seperti dikutip dari kanal YouTube Jejak Richard.

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Untuk menuju ke tempat itu, perjalanan yang harus ditempuh Ibu Semi cukup jauh. Bahkan dalam perjalanan ia sampai harus beristirahat dua kali.

Dalam kesempatan itu, pemilik kanal YouTube Jejak Richard menyempatkan diri untuk naik ke atas Bukit Cumbri.

Saat itu langit mendung. Sepanjang perjalanan menuju bukit terhampar lahan pertanian milik warga.

Semakin jauh, jalanan makin menanjak. Jalan setapak itu hanya dikelilingi tumbuhan ilalang yang lebat.

Kisah Kehidupan Warga di Desa Terpencil di Wonogiri, Cari Rumput Harus Jalan Naik Turun Bukit

Butuh waktu 30 menit untuk sampai ke puncak Bukit Cumbri. Jalannya hampir sepenuhnya menanjak. Sehari-hari Ibu Semi harus melalui jalan ini untuk mencari rumput.

Setelah bersusah payah mendaki, akhirnya sampailah pemilik kanal YouTube Jejak Richard di puncak Bukit Cumbri. Di puncaknya terdapat beberapa buah batu berukuran besar.

Puncak itu memiliki ketinggian 638 mdpl. Dari ketinggian, tampak dataran luas terhampar di bawah sana.

Melihat Kehidupan Warga di Kampung Tengah Pegunungan Kapur Wonogiri, Sepi karena Banyak yang Merantau
Melihat Kehidupan Warga di Kampung Tengah Pegunungan Kapur Wonogiri, Sepi karena Banyak yang Merantau

Saat musim tanam tiba, para perantau itu pulang sebentar untuk menanam jagung dan selanjutnya pergi merantau lagi

Baca Selengkapnya
Kisah Desa di Pesisir Karawang Hampir Hilang Ditelan Abrasi, Warga Pilih Tetap Bertahan
Kisah Desa di Pesisir Karawang Hampir Hilang Ditelan Abrasi, Warga Pilih Tetap Bertahan

Jalan setapak, bangunan sekolah sampai lapangan bola kini berubah menjadi lautan.

Baca Selengkapnya
Desa di Tuban Ini Larang Warga Bangun Rumah Hadap Utara hingga Sembelih Kambing, Ini Alasannya
Desa di Tuban Ini Larang Warga Bangun Rumah Hadap Utara hingga Sembelih Kambing, Ini Alasannya

Masyarakat desa ini punya tujuh pantangan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Kisah Wanita Sukses Jualan Kue di Pinggir Jalan Omzet Jutaan per Hari, Nyaris Bangkrut karena Dikerjai Orang
Kisah Wanita Sukses Jualan Kue di Pinggir Jalan Omzet Jutaan per Hari, Nyaris Bangkrut karena Dikerjai Orang

Mbak War permah dibuat nyaris bangkrut oleh orang yang iri. Mirisnya, hal itu dilakukan oleh orang terdekatnya.

Baca Selengkapnya
Menulusuri Tempat Tinggal Pembunuh Wanita dalam Koper
Menulusuri Tempat Tinggal Pembunuh Wanita dalam Koper

Warga menduga pelaku merupakan pendatang, sehingga bukan keturunan asli Desa Sukamanah.

Baca Selengkapnya
Keluarga di Temanggung Ini Nekat Tinggal Sendiri di Kampung Mati, Dikelilingi Rumah-Rumah Kosong Terbengkalai
Keluarga di Temanggung Ini Nekat Tinggal Sendiri di Kampung Mati, Dikelilingi Rumah-Rumah Kosong Terbengkalai

Akses menuju kampung itu cukup sulit. Pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalan tanah yang terjal dan berbatu.

Baca Selengkapnya
Demi Ganti Untung, Kemenag Kembali Lakukan Pendataan 236 Lahan Milik Warga Terdampak Pembangunan UIII
Demi Ganti Untung, Kemenag Kembali Lakukan Pendataan 236 Lahan Milik Warga Terdampak Pembangunan UIII

Misrad menuturkan, pada pengalaman sebelumnya, Kemenag sudah sukses melakukan pencairan santunan ganti untung terhadap warga terdampak lahan pembangunan UIII.

Baca Selengkapnya
Kisah Kampung Kedung Glatik, Desa Jawa Kuno Berusia Ratusan Tahun yang Akan Ditenggelamkan
Kisah Kampung Kedung Glatik, Desa Jawa Kuno Berusia Ratusan Tahun yang Akan Ditenggelamkan

Konon Desa Kedung Glatik sudah berdiri sejak abad ke-15

Baca Selengkapnya
Pengakuan Keponakan Bunuh Paman dan Simpan Mayat Korban Dalam Sarung: Istirahat Masih Disuruh Jaga Warung
Pengakuan Keponakan Bunuh Paman dan Simpan Mayat Korban Dalam Sarung: Istirahat Masih Disuruh Jaga Warung

Pelaku mengaku sempat tersungkur usai membunuh korban karena menyesali perbuatannya.

Baca Selengkapnya