Desa di Tuban Ini Larang Warga Bangun Rumah Hadap Utara hingga Sembelih Kambing, Ini Alasannya

Masyarakat desa ini punya tujuh pantangan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Desa di Tuban Ini Larang Warga Bangun Rumah Hadap Utara hingga Sembelih Kambing, Ini Alasannya
Desa di Tuban Ini Larang Warga Bangun Rumah Hadap Utara hingga Sembelih Kambing, Ini Alasannya (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setiap daerah biasanya memiliki ciri khas tersendiri, termasuk dalam hal anjuran dan larangan dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini juga dapat ditemukan di Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Pada zaman nenek moyang, masyarakat Desa Mliwang memegang teguh tujuh larangan yang tidak boleh dilanggar warga. Larangan ini terkait dengan proses membangun rumah hingga cara berpakaian.

Mengutip Instagram @tuban_bercerita, ketujuh larangan tersebut meliputi:
1. Rumah warga tidak boleh menghadap ke utara.
2. Warga dilarang memelihara atau menyembelih kambing domba (wedus gibas).
3. Warga dilarang memakai ikat kepada berwarna merah.
4. Perempuan usai melahirkan dilarang memakai korset warna biru. 
5. Warga tidak boleh memakai cangkul pabrikan.
6. Warga tidak boleh menikah dengan warga desa tetangga, yakni Desa Kasiman.
7. Rumah tidak boleh dibangun secara permanen.

Seiring berkembangnya zaman, ada sebagian pantangan yang ditinggalkan masyarakat. Meski demikian, ada juga yang tetap dipertahankan hingga sekarang, salah satunya membangun rumah tidak menghadap utara.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Tuban pada tahun 2018, ratusan rumah warga di Desa Mliwang,  tidak ada satu pun rumah yang menghadap ke utara.

Warga Desa Mliwang yakin jika mereka membangun rumah menghadap ke utara, maka keluarga tersebut akan mendapatkan sial, bahkan bisa berujung kematian. Menurut keterangan warga, sudah ada beberapa yang nekat menghadapkan rumah ke arah utara, tetapi tidak berselang lama akhirnya pintu utama rumah tersebut diubah ke arah lain. Ada yang usahanya bangkrut, ada yang sakit-sakitan, bahkan hingga meninggal dunia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pantangan membangun rumah menghadap ke utara kemungkinan besar karena keberadaan makam seorang seorang ulama bernama Sayyid Abdullah di sebelah utara permukiman warga Desa Mliwang.

Sosok Sayyid Abdullah
Dok. Istimewa

Sayyid Abdullah merupakan penyiar agama islam di tanah Bumi Wali, khususnya di Desa Mliwang. Makam tersebut sering dikunjungi peziarah setiap hari Rabu malam Kamis.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sosok yang makamnya berada di atas bukit ini dulu lebih dikenal sebagai Mbah Buyut Sumber Banyu. Banyak tokoh menyebutkan bahwa Mbah Sayyid Abdullah datang ke bumi nusantara jauh sebelum era Wali Songo.

Rekomendasi