Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Hidup Mbok Berek, Penjual Ayam Goreng Legendaris Asal Jogja

Kisah Hidup Mbok Berek, Penjual Ayam Goreng Legendaris Asal Jogja Ayam Goreng Mbok Berek. ©mbokberek.com

Merdeka.com - Di Padukuhan Candisari, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, hidup seorang perempuan bernama Nini Ronodikromo. Di desa itu, ia lebih dikenal dengan nama Nyi Rame.

Singkat cerita, Nyi Rame tumbuh besar dan kemudian menikah dengan seorang pria bernama Ronopawiro. Dari hasil perkawinannya, dia dikaruniai enam orang anak.

Dari keenam anaknya, ada satu yang paling rewel. Dia sering menangis dan menjerit-jerit, yang dalam istilah Jawa-nya disebut berek-berek. Tangisan anaknya inilah yang membuat Nyi Rame mendapat julukan baru, Mbok Berek.

Nama “Mbok Berek” inilah yang kemudian ia gunakan saat membuka sebuah kedai makan di kampungnya. Namun siapa sangka nama ini akan terkenal di banyak kota sering dengan ketenaran ayam goreng hasil racikannya.

Lantas bagaimana kisah Mbok Berek menjalani usaha kuliner ayam goreng? Berikut selengkapnya:

Mbok Berek dan Kakek Berbaju Ungu

ayam goreng mbok berek

©mbokberek.com

Dikutip dari Wikipedia.org, ayam goreng Mbok Berek sudah dikenal sejak masa penjajahan Jepang. Ada kisah bahwa dulunya Mbok Berek memperoleh resep ayam goreng miliknya dari seorang kakek berbaju ungu.

Saat itu, seorang kakek berbaju ungu khas orang Baduy datang ke warungnya. Mbok Berek melihat dahi kakek itu berkeringat sehingga hendak mengambilkan air minum.

Namun kakek itu tiba-tiba bertanya apa yang dijual Mbok Berek. Mbok Berek berkata kalau dia menjual ayam goreng. Kakek itu kemudian mengajar Mbok Berek resep ayam goreng yang enak.

Saat masuk mengambilkan air minum untuk sang kakek, tiba-tiba saja kakek itu telah menghilang. Sejak saat itu Mbok Berek menggunakan resep kakek berbaju ungu itu untuk berjualan ayam goreng di warungnya.

Dikunjungi Presiden Soekarno

ayam goreng mbok berek

©mbokberek.com

Dilansir dari Nibble, ayam goreng Mbok Berek memiliki cita rasa yang khas. Ia membuat ayam goreng itu dengan bumbu yang sederhana. Namun tetap saja cita rasa ayam goreng buatannya berbeda dengan kebanyakan rasa ayam goreng yang ada pada waktu itu.

Tak ayal, banyak pengunjung yang penasaran dan ingin mencicipi ayam goreng buatan Mbok Berek. Puncaknya adalah saat warungnya dikunjungi Presiden Soekarno. Sejak saat itu warungnya semakin ramai.

Mbok Berek yang kewalahan mulai mempekerjakan warga sekitar agar bisa melayani pengunjung. Sayangnya pada tahun 1960-an kedai itu bangkrut dan Mbok Berek terpaksa menutup usahanya.

Warga sekitar yang tadinya bekerja di kedai Mbok Berek akhirnya membuka kedai sendiri-sendiri. Berawal dari sinilah ayam kalasan menyebar luas dan menjadi salah satu varian ayam goreng khas Indonesia.

Diteruskan Oleh Cucu

ayam goreng mbok berek

©mbokberek.com

Sebelum meninggal, Mbok Berek sempat berwasiat agar cucu-cucunya meneruskan usahanya. Oleh karena itu, semua cucu Mbok Berek boleh menggunakan namanya ketika hendak membuka usaha kuliner ayam goreng.

Salah satu cucu yang akhirnya meneruskan perjuangan Mbok Berek adalah Ny. Umi. Dilansir dari Mbokberek.com, sebelum mendirikan Ayam Goreng Mbok Berek, Ny. Umi sudah beberapa kali mendirikan usaha bisnis seperti menjual beras, usaha perkreditan barang, dan lain sebagainya.

Hingga akhirnya suatu hari Ny. Umi berjualan ayam goreng di Pasar Cikini, Jakarta. Setelah modal terkumpul ia mendirikan cabang warung makan di tempat lain. Hingga akhirnya usaha ayam goreng itu berkembang jadi waralaba.

Ia pun mendirikan sebuah pabrik di Cikarang, Jawa Barat, untuk membuat sambal, bumbu, dan pengepakan ayam beku untuk memenuhi kebutuhan restoran waralaba ayam goreng Mbok Berek.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Modal Gerobak Bekas, Syahroni Sukses Jualan Ayam Goreng Kini Punya 2.200 Cabang
Modal Gerobak Bekas, Syahroni Sukses Jualan Ayam Goreng Kini Punya 2.200 Cabang

Kisah di balik kesuksesan pasutri pebisnis ayam goreng krispi yang kini bisa memperoleh sebanyak 2.200 cabang.

Baca Selengkapnya
Cara Menghangatkan Ayam Goreng Krispi, Cukup Gunakan Es Batu
Cara Menghangatkan Ayam Goreng Krispi, Cukup Gunakan Es Batu

Ternyata es batu bisa digunakan untuk menghangatkan ayam goreng krispi lho. Yuk ikuti langkah-langkahnya.

Baca Selengkapnya
Mencicipi Ayam Mbah Tumbu, Kuliner Legendaris Gunungkidul Sudah Ada sejak 1963
Mencicipi Ayam Mbah Tumbu, Kuliner Legendaris Gunungkidul Sudah Ada sejak 1963

Dalam sehari, puluhan ekor ayam kampung bisa habis untuk memenuhi permintaan pembeli.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Di Awal Tahun 2024, Akhirnya Bedu Buka Restoran Mewah dan Luas
Di Awal Tahun 2024, Akhirnya Bedu Buka Restoran Mewah dan Luas

Bedu ternyata menjual rumahnya untuk membuka usaha kuliner yang diimpikannya.

Baca Selengkapnya
Mengintip Dapur Produksi Bawang Goreng di Kampung Jaha yang Beromzet Ratusan Juta per Bulan
Mengintip Dapur Produksi Bawang Goreng di Kampung Jaha yang Beromzet Ratusan Juta per Bulan

Kampung Jaha terkenal sebagai sentra pengrajin bawang goreng di Bekasi.

Baca Selengkapnya
Berkat Usaha Ayam Kampung, Pemuda Indramayu Ini Sukses Raup Omzet hingga Ratusan Juta Rupiah
Berkat Usaha Ayam Kampung, Pemuda Indramayu Ini Sukses Raup Omzet hingga Ratusan Juta Rupiah

Pemuda 30 tahun ini sempat merasakan jatuh bangun saat membangun usaha ternak ayam kampung ini.

Baca Selengkapnya
Merasakan Segarnya Es Puter Cong Lik, Kuliner Legendaris Semarang Peninggalan Resep Rahasia Orang Belanda
Merasakan Segarnya Es Puter Cong Lik, Kuliner Legendaris Semarang Peninggalan Resep Rahasia Orang Belanda

Proses pembuatan kuliner ini masih dilakukan secara tradisional, namun cita rasanya tak kalah dengan es krim modern.

Baca Selengkapnya
Mencicipi Soto Bebek Bu Heri Klaten, Kuliner Legendaris Peninggalan Leluhur sejak Tahun 1987
Mencicipi Soto Bebek Bu Heri Klaten, Kuliner Legendaris Peninggalan Leluhur sejak Tahun 1987

Soto ini sudah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman mbah buyut dari generasi saat ini

Baca Selengkapnya
Cuma Perlu 12 Menit, Ini Cara Cepat Rebus Ayam Ceker Agar Mudah Empuk hingga Mudah Dilepaskan dari Tulang
Cuma Perlu 12 Menit, Ini Cara Cepat Rebus Ayam Ceker Agar Mudah Empuk hingga Mudah Dilepaskan dari Tulang

Dengan metode ini, ceker ayam dapat dimasak hingga lunak dengan sangat cepat serta mudah dipisahkan dari tulang. Ini cara lengkapnya.

Baca Selengkapnya