Jalan di Bantul Ini Sering Diperbaiki Tapi Selalu Rusak, Penyebabnya Masih Misteri
Merdeka.com - Sebuah ruas jalan di Bantul, tepatnya di Wunut, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, sudah berkali-kali ambles walau selalu diperbaiki. Tercatat sejak tahun 2008, jalan itu telah diperbaiki enam kali.
Kali ini, amblesnya tanah mencapai kedalaman tiga meter dan panjang puluhan meter. Akibatnya jalan utama menuju obyek wisata Desa Wisata Srikeminut itu tak bisa dilewati. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, sampai kebingungan melihat fenomena tersebut.
“Jadi setiap hari itu terjadi penurunan dan turunnya itu di mana kita tidak tahu. Saya tanya ke petugas kita yang di Dinas PU tidak ke luar tidak pula ke sungai. Berarti kemungkinan amblesnya ke dalam,” ungkap Bupati Halim dikutip dari ANTARA pada Kamis (5/1).
Undang Pakar Geologi UGM

©Instagram/@pemkabbantul
Halim menduga ada fenomena alam yang spesifik di kawasan tersebut. Oleh karena itu ia mengundang seorang pakar geologi dari UGM untuk mengkaji dan meneliti kawasan itu. Ia pun juga meminta rekomendasi konstruksi bangunan seperti apa yang tepat di daerah tersebut.
“Saya minta Dinas PU untuk melakukan kerja sama dengan pakar geologi untuk menemukan sebab. Setelah itu kita minta rekomendasi pakar geologi, konstruksi bangunan yang tepat pada kondisi seperti itu. Nanti akan kita lihat bersama,” kata Halim dikutip dari ANTARA.
Ditutup untuk Umum

©Instagram/@pemkabbantul
Sambil menunggu rekomendasi dari pakar geologi, pemerintah daerah meminta agar masyarakat maupun wisatawan untuk sementara tidak melintasi jalur tersebut karena dimungkinkan fenomena amblesnya tanah masih bisa terjadi.
“Sheet pile atau dinding beton seperti di Jembatan Barongan memang bisa mengatasi terjadinya abrasi. Tetapi dorongannya ternyata bukan di sungai, namun di daratan. Sehingga sementara ini sheet pile masih baik-baik saja,” kata Halim.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya