Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fungsi Daun pada Tumbuhan, Fotosintesis hingga Tempat Penyimpanan Air

Fungsi Daun pada Tumbuhan, Fotosintesis hingga Tempat Penyimpanan Air Ilustrasi daun kelor. ©Tantri Setyorini

Merdeka.com - Seperti halnya tubuh manusia, tumbuhan mempunyai beberapa bagian penyusun yang memiliki fungsi-fungsi penting. Bagian-bagian penyusun ini tidak lain seperti akar yang menyerap air dan unsur hara, batang yang membuat tubuh tanaman tumbuh tegak, hingga serbuk sari bunga yang membantu proses reproduksi tanaman.

Bukan hanya itu, daun juga memiliki peranan penting dalam mendukung kelangsungan hidup tumbuhan. Dalam hal ini, fungsi daun pada tumbuhan berguna untuk mendukung fotosintesis atau proses pengolahan makanan dalam tanaman. Ini tidak lain karena terdapat kandungan kloroplas pada daun.

Daun juga berfungsi untuk menyimpan air sebagai cadangan makanan pada tumbuhan. Bukan hanya itu, daun juga berperan dalam membantu tanaman bernapas untuk mempertahankan hidup. Dari berbagai fungsi ini, tak heran jika daun menjadi salah satu bagian penting yang selalu ada pada tumbuhan.

Selain mengetahui berbagai fungsi daun pada tumbuhan, Anda juga perlu mengetahui bagian-bagian penyusun daun dan struktur-struktur yang terdapat di dalamnya. Masing-masing struktur penyusun ini memiliki peran yang berbeda-beda dalam mendukung tumbuhan untuk mempertahankan hidupnya.

Dilansir dari laman Toppr, berikut kami merangkum berbagai fungsi daun pada tumbuhan, bagian dan struktur penyusun, hingga berbagai jenisnya, bisa Anda simak.

Bagian dan Stuktur Penyusun Daun

Sebelum mengetahui fungsi daun pada tumbuhan, perlu dipahami terlebih dahulu bagian dan struktur penyusun daun. Jika dilihat dari fisik, daun terdiri dari dua bagian, yaitu bilah daun dan tangkai daun. Masing-masing bagian ini tentu memiliki fungsi tersendiri. Berikut penjelasannya.

  • Bilah daun: Disebut juga lamina. Ini berupa bagian yang luas dan datar. Pada lapisan inilah fotosintesis terjadi. Bilah daun berisi pelepah menonjol di tengah helai daun yang merupakan vena utama. Dari pelepah inilah muncul cabang-cabang yang disebut vena. Mereka memiliki jenis yang berbeda tergantung pada jenis tepi, pola urat dan jumlah bilah per daun.
  • Tangkai daun: Ini adalah struktur seperti tangkai yang menghubungkan bilah daun ke batang. Tangkai daun memiliki tabung kecil yang menghubungkan pembuluh darah pada helaian daun ke batang. Beberapa di antaranya memungkinkan transportasi air ke daun sementara yang lain membawa makanan dari daun ke bagian lain dari tanaman.
  • Sementara itu, bagian dalam daun disusun oleh beberapa struktur, mulai dari epidermis, mesofil, dan jaringan vaskular. Sama seperti bagian daun, struktur penyusun daun ini juga memiliki peran berbeda-beda yang mendukung kelangsungan hidup tumbuhan. Berikut penjelasannya.

  • Epidermis: Ini adalah lapisan terluar yang mengeluarkan zat lilin atau disebut dengan kutikula. Kutikula membantu menahan air di dalam sel-sel daun. Di samping itu, epidermis menampung sel- sel penjaga yang mengatur pergerakan air ke dalam dan di luar sel. Dalam hal ini, sel penjaga melakukannya dengan bekerja dengan mengontrol ukuran pori-pori yang disebut stomata.
  • Mesofil: Ini membentuk lapisan tengah daun. Mesoofil dibedakan menjadi dua lapisan tergantung pada jenis sel yang ditemukan, yaitu lapisan palisade dan lapisan mesofil bunga karang. Pada lapisan inilah kloroplas ditemukan. Kloroplas adalah organel sel yang mengandung klorofil yang diperlukan untuk fotosintesis. Jaringan pembuluh daun terdapat dalam sel mesofil bunga karang yang tersusun tidak beraturan.
  • Jaringan vaskular: Jaringan pembuluh darah sebenarnya juga ditemukan di pembuluh darah daun. Jaringan pengangkut pada tumbuhan ini berupa xilem dan floem yang berfungsi untuk mengangkut air dan makanan.
  • Jenis-Jenis Daun

    Sebelum masuk pada penjelasan fungsi daun pada tumbuhan, penting juga untuk mengetahui jenis-jenis dan berdasarkan bentuk morfologi dan struktur penyusunnya. Dalam hal ini, jenis-jenis daun dibedakan menjadi enam kategori. Mulai dari jenis daun berbentuk pisau, jenis daun berdasarkan ada tidaknya tangkai, hingga jenis daun berdasarkan susunan pada batangnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

    Jenis daun berdasarkan pisau

  • Daun Sederhana: Lamina atau helaian daun tidak terbagi. Bahkan jika ada divisi kecil, daun jenis ini tidak mencapai pelepah dan membagi lamina.
  • Daun Majemuk: Helaian daun terbagi dari pelepah menjadi dua bagian atau lebih. Terkadang bagian yang terbagi ini berfungsi sebagai daun yang terpisah.
  • Jenis daun berdasarkan bentuk pisau

  • Berbentuk bulat panjang
  • Berbentuk pisau pembedah
  • Linier
  • bulat telur
  • Berbentuk hati
  • Jenis daun berdasarkan ada tidaknya tangkai daun (tangkai)

  • Petiolated: Daun ini memiliki tangkai yang menempel pada batang.
  • Sessile: Daun ini tidak memiliki tangkai daun dan langsung menempel pada batang.
  • Jenis daun berdasarkan gerigi pada tepi helaian daun

  • Halus: Jenis tepi daun ini disebut tepi daun 'keseluruhan' dengan tekstur halus di sekelilingnya.
  • Sinuate: Memiliki kurva halus di sepanjang margin.
  • Dentate: Daun ini memiliki margin bergigi.
  • Serrate: Daun ini memiliki margin berbentuk gigi gergaji.
  • Lobed: Helaian daun terbelah tetapi pembagiannya tidak mencapai pelepah.
  • Jenis daun berdasarkan susunan vena

  • Paralel: Pembuluh darah pada helaian daun berjalan sejajar satu sama lain dengan menjaga jarak yang sama.
  • Palmate: Vena berasal dari satu titik dan menyimpang dari titik yang mirip dengan telapak tangan
  • Pinnate: Ada pelepah yang ada di tengah helaian daun. Dari pelepah ini muncul vena lateral.
  • Jenis Daun Berdasarkan susunannya pada batang

  • Alternatif: Setiap daun muncul dari simpul terpisah pada batang pada tingkat yang berbeda
  • Berlawanan: Setiap simpul menghasilkan dua daun, satu di setiap sisi letaknya berlawanan.
  • Berputar: Beberapa daun tumbuh pada tingkat yang sama di sekitar batang sehingga memberikan tampilan yang melingkar atau berkelompok.
  • Rosulata: Daun tumbuh membentuk pola seperti cincin di sekitar batang.
  • Fungsi Daun pada Tumbuhan

    Setelah mengetahui bagian, struktur penyusun, dan berbagai jenisnya, terakhir akan dijelaskan berbagai fungsi daun pada tumbuhan. Dari penjelasan di atas, tentu sekilas Anda sudah menangkap fungsi daun secara umum. Mulai dari proses fotosintesis, sistem pernapasan, hingga penyimpanan makanan.

    Berikut beberapa fungsi daun pada tumbuhan yang bisa Anda simak lebih lengkap:

  • Fotosintesis: Daun memiliki fungsi paling penting dalam mempertahankan hidupnya, tidak lain adalah fotosintesis. Dalam hal ini, daun mengandung kloroplas yang memiliki pigmen klorofil yang bertanggung jawab untuk membantu dalam proses fotosintesis. Setelah daun mengolah makanan dari proses fotosintesis, selanjutnya makanan siap diangkut ke bagian lain dari tanaman melalui jaringan floem.
  • Membantu tanaman bernapas: Epidermis daun mengandung sel penjaga yang mengontrol dan mengatur pori-pori kecil di permukaan bawah daun. Pori-pori ini disebut stomata. Stomata bertanggung jawab untuk mengatur air masuk dan keluar dari sel. Stomata juga bertanggung jawab untuk pertukaran gas di epidermis.
  • Penyimpanan makanan: Pada beberapa tanaman, daun dimodifikasi untuk menyimpan makanan berupa air. Tanaman jenis ini umumnya memiliki daun sukulen seperti yang terlihat pada tanaman xerophytic.
  • (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP