Pada 31 Januari 2024, Presiden Jokowi hadir di Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Selain meresmikan kampus tersebut, kehadiran orang nomor satu di Indonesia juga dilakukan dalam rangka acara puncak Harlah NU ke-101.
UNU Yogyakarta merupakan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta binaan Nadlatul Ulama yang pembangunannya diresmikan oleh Menteri Negara Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir pada tanggal 10 Maret 2017.
Gedung UNU Yogyakarta memiliki 9 lantai dengan luas 16.769,19 meter persegi, tinggi 52 meter, berdiri di lahan 7.478 meter persegi, dan mampu menampung 3.774 mahasiswa dan 151 dosen.
Advertisement
Dilansir dari unu-jogja.ac.id, UNU Yogyakarta mempunyai visi untuk menjadi perguruan tinggi yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan demokratis melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat atas dasar Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah An-Nahdliyin pada tahun 2050.
Walaupun terhitung baru, namun UNU berupaya untuk menjadi rujukan dan pilihan utama bagi orang-orang bertalenta tinggi baik NU maupun non-NU untuk berkuliah, bekerja, maupun berkolaborasi.
Ditargetkan, para lulusannya memiliki peran strategis saat berada di dunia kerja seperti menjadi kolongmerat, pendiri, pemilik, komisaris, kepala,direksi, manajer senior, dan lain sebagainya.
Advertisement
Profesi strategis itu nantinya akan diisi para lulusan pada bidang di mana posisi dan peran strategis NU masih minimal, misalnya di bidang kreatif, bidang sains dan teknologi, bidang manufaktur, bidang kesehatan, bidang ekonomi bisnis, dan lain-lain.
Untuk saat ini, UNU Yogyakarta memiliki beberapa fakultas di antaranya Fakultas Industri Halal, Fakultas Dirasah Islamiyah, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Ilmu Pendidikan.
Terkait pendirian universitas tersebut, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan cara NU dalam menghadapi tantangan masa depan Indonesia.
Advertisement
Gus Yahya juga mengungkap, pengembangan UNU Yogyakarta ini dimulai dari visi pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menggagas tentang bagaimana membantu UNU untuk lebih siap menghadapi masa depan.
“Hari ini kita telah menyaksikan bagaimana rupa masa depan yang telah kita persingkat kedatangannya untuk NU ini,” kata Gus Yahya dikutip dari Nu.or.id.