Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Enkripsi adalah Proses Konversi Informasi menjadi Kode Rahasia, Ketahui Fungsinya

Enkripsi adalah Proses Konversi Informasi menjadi Kode Rahasia, Ketahui Fungsinya

Enkripsi adalah Proses Konversi Informasi menjadi Kode Rahasia, Ketahui Fungsinya

Enkripsi adalah bentuk perlindungan data digital.

Privasi data menjadi hal yang sangat penting di dunia digital saat ini. Era digital yang semakin bergantung pada teknologi dan internet, maka kini berbagai aktivitas yang dilakukan secara daring perlu mendapatkan proteksi tersendiri.

Mulai dari kegiatan belanja, mengakses informasi, hingga pemesanan transportasi dan pengiapan. Bukan hanya itu, privasi data juga dibutuhkan dalam berbagai platform komunikasi seperti aplikasi percakapan online. Dalam hal ini, tentu Anda sering mendengar istilah enkripsi. Secara umum, enkripsi adalah suatu proses konversi informasi menjadi kode rahasia yang hanya dapat diakses oleh pengguna. Ini disebut sebagai komponen penting dari transformasi digital yang semakin mengedepankan privasi data.

Dengan enkripsi, maka setiap pesan dan informasi yang Anda kirimkan pada seseorang dalam aplikasi percakapan online aman dan terlindungi. Bahkan pihak pembuat aplikasi tidak dapat mengakses informasi tersebut. Bukan hanya itu, enkripsi juga memiliki tujuan lain yang tidak kalah penting. Sebagai salah satu kebutuhan privasi selama menggunakan media daring, maka penting bagi Anda untuk mengetahui lebih jauh apa itu enkripsi, tujuan, dan cara kerjanya. Dilansir dari laman Microfocus, kami merangkum pengertian, tujuan, hingga cara kerja enkripsi adalah sebagai berikut:

Pengertian Enkripsi

Pengertian Enkripsi

Enkripsi data adalah proses komputasi yang menyandikan plaintext/cleartext (data tidak terenkripsi, yang dapat dibaca manusia) menjadi ciphertext (data terenkripsi) yang hanya dapat diakses oleh pengguna. Foto: pixabay.com

Sederhananya, enkripsi mengubah data yang dapat dibaca menjadi bentuk lain yang hanya dapat didekodekan dan dilihat oleh orang yang menggunakan data. Ini merupakan komponen penting dari transformasi digital.

Dengan pengertian lain, enkripsi adalah strategi perlindungan privasi data utama yang menjaga informasi sensitif dari tangan pengguna yang tidak berwenang.

Tujuan Enkripsi

Tujuan Enkripsi

Setelah mengetahui pengertian umum enkripsi, berikutnya akan dijelaskan beberapa tujuan dari enkripsi. Tujuan pertama enkripsi adalah melindungi data sensitif yang dikirimkan melalui Internet atau disimpan dalam sistem komputer. Foto: pixabay.com

Tidak hanya menjaga kerahasiaan data, enkripsi juga dapat mengotentikasi asal data, memastikan bahwa data tidak berubah setelah dikirim, dan mencegah pengirim menyangkal bahwa mereka mengirim pesan terenkripsi (juga dikenal sebagai nonrepudiation). Selain perlindungan privasi data yang kuat, enkripsi seringkali diperlukan untuk menegakkan peraturan kepatuhan yang dibuat oleh beberapa organisasi atau badan standar. Misalnya, Standar Pemrosesan Informasi Federal (FIPS) adalah seperangkat standar keamanan data yang harus diikuti oleh lembaga atau kontraktor pemerintah AS sesuai Undang-Undang Modernisasi Keamanan Informasi Federal tahun 2014 (FISMA 2014). Dalam standar ini, FIPS 140-2 membutuhkan desain dan implementasi modul kriptografi yang aman.

Cara Kerja Enkripsi

Cara Kerja Enkripsi

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan, selanjutnya akan dijelaskan bagaimana cara kerja enkripsi secara umum. Dalam perlindungan data, cara kerja enkripsi adalah menggunakan cipher (algoritma enkripsi) dan kunci enkripsi untuk menyandikan data menjadi ciphertext. Foto: pixabay.com

Setelah ciphertext ini ditransmisikan ke pihak penerima dengan kunci yang sama. Untuk enkripsi jenis simetris menggunakan nilai yang berbeda dan terkait. Sementara untuk jenis ekripsi asimetris, melakukan proses decode ciphertext kembali ke nilai aslinya.

Kunci enkripsi berfungsi seperti kunci fisik, yang berarti hanya pengguna dengan kunci yang tepat yang dapat 'membuka' atau mendekripsi data yang dienkripsi.

Enkripsi Simetris

Enkripsi Simetris

Setelah memahami cara kerja enkripsi, berikutnya akan dijelaskan dua jenis enkripsi. Jenis pertama dari enkripsi adalah enkripsi simetris. Algoritma enkripsi simetris menggunakan kunci yang sama untuk enkripsi dan dekripsi. Foto: pixabay.com

Ini berarti pengirim atau sistem komputer yang mengenkripsi data harus berbagi kunci rahasia dengan semua pihak yang berwenang sehingga mereka dapat mendekripsinya. Enkripsi simetris biasanya digunakan untuk mengenkripsi data secara massal, karena biasanya lebih cepat dan lebih mudah diterapkan daripada enkripsi asimetris. Salah satu cipher enkripsi simetris yang paling banyak digunakan adalah Advanced Encryption Standard (AES), didefinisikan sebagai standar pemerintah AS oleh National Institute of Standards and Technology (NIST) pada tahun 2001.

Enkripsi Asimetris

Enkripsi Asimetris

Jenis kedua dari enkripsi adalah asimetris. Enkripsi asimetris, juga dikenal sebagai enkripsi kunci publik, menggunakan dua kunci yang berbeda tetapi terhubung secara matematis, yaitu kunci publik dan kunci privat. Foto: pixabay.com

Biasanya, kunci publik dibagikan secara publik dan tersedia bagi siapa saja untuk digunakan, sedangkan kunci pribadi disimpan dengan aman, hanya dapat diakses oleh pemilik kunci. Kadang-kadang data dienkripsi dua kali: sekali dengan kunci pribadi pengirim dan sekali dengan kunci publik penerima, sehingga memastikan bahwa hanya penerima yang dimaksud yang dapat mendekripsi dan bahwa pengirim adalah yang mereka klaim. Dengan begitu, enkripsi asimetris lebih fleksibel digunakan untuk beberapa kasus, karena karena kunci publik dapat dibagikan dengan mudah. Namun, di satu sisi membutuhkan lebih banyak sumber daya komputasi daripada enkripsi simetris, dan sumber daya ini meningkat seiring dengan panjang data yang dilindungi.

3 Contoh Teknologi Informasi yang Banyak Digunakan, Salah Satunya sering Dibawa
3 Contoh Teknologi Informasi yang Banyak Digunakan, Salah Satunya sering Dibawa

Teknologi informasi adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam banyak hal dalam memproses informasi secara digital.

Baca Selengkapnya
Ciptakan SDM yang Melek Teknologi, Pemkot Bontang Gelar Bimtek GCIO
Ciptakan SDM yang Melek Teknologi, Pemkot Bontang Gelar Bimtek GCIO

Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegriasi (Srikandi) yang resmi diluncurkan Pemkot Bontang.

Baca Selengkapnya
Literasi Keuangan Jadi Kunci Penting dalam Transisi Pembayaran Upah Digital
Literasi Keuangan Jadi Kunci Penting dalam Transisi Pembayaran Upah Digital

transformasi digital merupakan langkah penting dalam menjawab kebutuhan pelanggan dan mendukung perkembangan ekonomi dan sosial di daerah.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Menkop Teten Dorong Digitalisasi UMKM: Produk UMKM Belum Punya Daya Saing
Menkop Teten Dorong Digitalisasi UMKM: Produk UMKM Belum Punya Daya Saing

Menkop Teten meminta agar UMKM bisa berevolusi agar memiliki daya saing.

Baca Selengkapnya
Ketua OJK Bahas Digital Transformasi: Keberkahan atau Kutukan?
Ketua OJK Bahas Digital Transformasi: Keberkahan atau Kutukan?

Mahendra Siregar memcermati dampak digital transformasi sektor keuangan di Indonesia apakah sebagai keberkahan atau kutukan.

Baca Selengkapnya
Menkominfo Minta Kebocoran Data Pemilu di KPU Tak Dipolitisasi: Motifnya Ekonomi
Menkominfo Minta Kebocoran Data Pemilu di KPU Tak Dipolitisasi: Motifnya Ekonomi

Budi Arie pun menjamin, jika sistem informasi elektronik selama pesta demokrasi ini tetap aman dan terjamin.

Baca Selengkapnya
Gentrifikasi adalah Proses Transformasi Kelas Sosial, Ketahui Dampaknya
Gentrifikasi adalah Proses Transformasi Kelas Sosial, Ketahui Dampaknya

Merdeka.com merangkum informasi tentang apa itu gentrifikasi, contoh dan dampaknya yang perlu Anda ketahui.

Baca Selengkapnya
Wujudkan Pemilu Damai, Kemenkominfo Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Ruang Digital
Wujudkan Pemilu Damai, Kemenkominfo Ingatkan ASN Jaga Netralitas di Ruang Digital

Program Indonesia Makin Cakap Digital bertujuan untuk memberikan literasi tentang teknologi digital kepada 50 juta masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.

Baca Selengkapnya
Transaksi Digital Terus Meningkat, Tembus Rp15.148 Triliun di Kuartal III-2023
Transaksi Digital Terus Meningkat, Tembus Rp15.148 Triliun di Kuartal III-2023

BI mencatat kinerja transaksi digital tetap kuat di tengah ketidakpastian global.

Baca Selengkapnya