Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Deepfake adalah Manipulasi Foto atau Video, Berikut Penjelasannya

Deepfake adalah Manipulasi Foto atau Video, Berikut Penjelasannya Ilustrasi Deepfake. ©2019 businessinsider.com

Merdeka.com - Seiring dengan perkembangan zaman, manusia berhasil menemukan berbagai macam teknologi yang berguna untuk kehidupan sehari-hari. Telah banyak inovasi teknologi yang kini hadir di tengah masyarakat. Hal ini diciptakan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia.

Hadirnya teknologi juga memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari manusia. Hampir dapat dipastikan setiap orang kini juga telah bergantung dengan teknologi. Pasalnya, setiap hari kita memerlukan teknologi untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Selain memudahkan dalam aktivitas sehari-hari, ada juga dampak dari perkembangan teknologi, salah satunya adalah deepfake. Aplikasi ini perlu diwaspadai karena sering digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk membuat konten yang negatif. Tidak hanya digunakan dalam konten video, deepfake juga banyak dipakai untuk memanipulasi sebuah foto atau suara.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan deepfake? Simak penjelasannya yang merdeka.com rangkum dari deeptracetech:

Mengenal Deepfake

002 indra cahya

©2019 istimewa

Deepfake adalah sebuah istilah yang ramai dibicarakan awal 2018 silam, di mana jurnalis Josh Brandon dari Fox News menyebut bahwa istilah deepfake adalah kependekan dari deep learning (pembelajaran mendalam, merujuk pada kecerdasan buatan) dan fake (palsu). Sederhananya, deepfake adalah video palsu yang dibuat dengan kajian mendalam.

Deepfake adalah teknik untuk membuat sintesis citra manusia berdasarkan kecerdasan buatan, yang mana sebuah gambar atau video bisa digabungkan ke sumber video menggunakan teknik pembelajaran mesin yang diberi nama Generative Adversarial Network (GAN).

Cara Kerja Deepfake

Sebagaimana kita tahu, deepfake adalah video rekayasa atau materi digital yang dibuat oleh kecerdasan buatan yang canggih hingga menghasilkan gambar dan suara yang terlihat dan terdengar asli. Meski begitu, teknologi ini bisa dipakai untuk merusak reputasi seseorang. Tidak sedikit kandidar politik tertentu yang menjadi korban deepfake, yang mana kandidat terlihat mengatasan sesuatu atau melakukan sesuatu yang sebetulnya tidak pernah ia katakan.

Cara kerja deepfake menggunakan teknik pembelajaran mesin yang diberi nama Generative Adversarial Network (GAN). GAN dalam deepfake terdiri dari dua jaringan saraf, yaitu Generator dan Diskriminator. Generator sendiri berfungsi untuk menghasilkan gambar yang tampak nyata, sedangkan diskriminator akan mendeteksi apakah gambar tersebut nampak nyata atau tidak.

Perkembangan Deepfake

pandasurya wijaya

©Twitter

Deepfake sendiri meraih kepopulerannya secara amatir, yakni lewat platfrom Reddit. Adapun yang memopulerkan saat itu adalah sebuah akun yang bernama deepfakes. Deepfakes dan para pengguna Reddit lainnya pun mengkreasi deepfake secara amatir, dan akhirnya saling mengunggah video deepfake editan mereka ke Reddit.

Sementara itu, media mainstream pertama kali memberitakan deepfake adalah Vice, di mana pembahasannya mengerucut soal deepfake di komunitas online seperti Reddit. Tulisan tersebut kemudian diikuti dengan artikel serupa yang menyoroti ramainya pornografi berbasis deepfake.

Video pornografi deepfake makin bertambah jumlahnya karena alat yang digunakan untuk membuatnya memang mudah ditemukan. Para peneliti Deeptrace mencatat bahwa sebuah aplikasi komputer bernama DeepNude, bisa dengan mudah membuat video wanita yang berbusana jadi tidak menggunakan sehelai benang pun.

Banyaknya penyalahgunaan aplikasi deepfake, akhirnya Reddit menambil tindakan untuk memblokir thread yang membahas deepfake atas dasar maraknya pembagian pornografi berbasis deepfake di sana. Dikutip dari The Daily Dot, tak cuma Reddit, Twitter juga melakukan hal serupa. Bahkan, platform pornografi online PornHub juga memblokir pornografi palsu berbasis deepfake di websitenya.

Meski banyak merugikan banyak pihak, aplikasi deepfake sebenarnya tidak selamanya buruk. Sebagai contoh, deepfake da[at digunakan untuk kloning suara yang akan memudahkan seseorang untuk memulihkan suaranya jika ia kehilangan suaranya karena penyakit tertentu.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP