Bikin Haru, Ini Alasan Kakek 102 Tahun Gali Liang Kubur untuk Dirinya Sendiri
Merdeka.com - Walaupun telah berusia 102 tahun, Sumadi masih bersemangat dalam menjalani hidup. Pria yang tinggal di Desa Ngemplak, Kecamatan Lasem, Rembang itu bahkan masih tampak sehat dan bisa menjalani aktivitas sehari-hari.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Musyafa Musa pada Selasa (20/10), tampak Sumadi sedang menggali tanah di tengah kompleks pemakaman. Dia mengatakan tanah itu nantinya ia gunakan sebagai makamnya sendiri. Posisi makamnya pun juga bersebelahan dengan sang istri yang telah menjemput ajal lebih dulu.
Hal itulah yang kemudian mengundang perhatian warga. Saat ada warga yang ingin membantu, Sumadi justru menolak. Lalu apa alasan Sumadi sehingga ia ingin menggali kuburannya sendiri itu? Berikut selengkapnya:
Tak Ingin Merepotkan Orang Lain

©YouTube/Musyafa Musa
Menurut Sumadi, ia menggali makam untuk mempersiapkan diri sedini mungkin sehingga ketika kelak meninggal dunia, ia tidak terlalu merepotkan tetangga atau keluarga sekitar. Apalagi, di rumahnya dia tidak memiliki pekerjaan lain sehingga waktu luangnya bisa ia manfaatkan untuk menggali kubur.
Tak hanya makam, bahkan dia mengaku juga telah menyiapkan kain kafan dan nisan untuk kuburannya kelak.
“Waktunya tidak tahu. Tapi ini untuk persiapan saya sendiri. Jadi kalau sudah begini tidak merepotkan yang muda-muda,” ungkap Sumadi dikutip dari kanal YouTube Musyafa Musa.
Sosok Sumadi di Mata Tetangga

©YouTube/Musyafa Musa
Purmono, tetangga Sumadi, mengenal sosok kakek berusia 102 tahun itu sebagai orang yang aktif di tengah masyarakat. Walaupun berusia lanjut, namun tenaganya masih kuat. Bahkan saat ada orang yang meninggal dunia dia selalu datang untuk ikut menggali kubur.
“Saya sedikit kaget (melihat dia menggali makam). Soalnya kan baru-baru ini ada orang mau meninggal kok menggali kubur sendiri. Padahal belum tahu meninggalnya kapan,” kata Purmono.
Sudah Pernah Diingatkan

©YouTube/Musyafa Musa
Sebenarnya pihak keluarga, ketua RT, dan aparat desa setempat sudah berulang kali menasihati Sumadi untuk menghentikan penggalian kuburnya itu. Nurul Hasanah, cucu dari Sumadi mengatakan tidak enak hati karena seakan keluarga membiarkan, padahal kenyataannya tidak demikian. Hal ini dikarenakan tekad kakeknya itu sudah sangat kuat. Sehingga pihak keluarga tak kuasa melarang.
“Sudah tahu, sudah dibilangin, tapi dia sudah keukeuh ingin menggali kubur sendiri. Pernah ditanya juga kenapa kok ingin menggali kuburan. Terus dia bilang ingin cepat meninggalnya. Ya udah biarinlah,” ungkap Nurul.
Pertama Sepanjang Sejarah

©YouTube/Musyafa Musa
Kepala Desa Ngemplak, Mustaqim mengatakan bahwa sepanjang sejarah baru kali ini ada warganya yang menggali makam untuk kepentingan sendiri. Dia sendiri berani memastikan kalau Sumadi kondisinya sehat dan tidak memiliki gangguan kejiwaan.
Dia pun mengambil dari sisi positifnya. Tujuan Sumadi sebenarnya baik yaitu mengingat mati dan tidak ingin merepotkan orang lain.
“Itulah Pak Sumadi. Dia punya prinsip seperti itu ya kita persilakan. Dia tidak mau merepotkan. Nanti kalau dilarang malah dia marah-marah. Jadi semua ini demi kepentingan dia pribadi,” ujar Mustaqim.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya