7 Potret Museum Kartini, Saksi Bisu Pelopor Perjuangan Hak Kaum Wanita Indonesia
Merdeka.com - Mengenang perjuangan RA Kartini tak cukup dengan mengenal namanya saja atau sekelumit kisahnya. Bila ada waktu, cobalah mampir sejenak ke rumah pengabdian RA Kartini yang ada di Rembang, Jawa Tengah.
Rumah pengabdian itu berada di Desa Kutoharjo, Kabupaten Rembang. Di tempat yang dulunya menjadi tempat tinggal Kartini ini, pengunjung bisa melihat benda-benda peninggalan sang pejuang emansipasi perempuan Indonesia itu. Kini, tempat itu telah berubah menjadi museum RA Kartini.
Selain di Jepara, museum RA Kartini juga ada di Rembang. Dulunya tempat itu menjadi rumah Kartini bersama suaminya yang merupakan Bupati Rembang, K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adiningrat. Di rumah ini pula Kartini mengajarkan pendidikan pada anak gadis di Rembang waktu itu.
Tempat Tinggal Kartini dan Suami

kemendikbud
Bangunan Museum RA Kartini itu diperkirakan dibangun pada tahun 1750, bertepatan dengan pusat pemerintahan wilayah kabupaten berpindah dari Lasem ke Rembang.
Tempat inilah yang kemudian ditinggali oleh Kartini dan suaminya K.R.M Adipati Ario Djodjoadiningrat yang memerintah Rembang dari tahun 1889 sampai 1912.
Tempat Kartini Berkarya Lewat Tulisan

Instagram/Museum Kartini Rembang
Setelah menikah, Kartini banyak menghasilkan karya lewat tulisan tentang emansipasi wanita yang ia kirim kepada sahabatnya yaitu pasangan suami istri yang merupakan warga Belanda, yaitu J.H Abendanon dan Rosita Manuela.
Dilansir dari Kemendikbud.go.id, kepada merekalah Kartini mencurahkan pikirannya dan bertukar pikiran tentang perjuangan kaum wanita.
Tempat Kartini Mengajar

kemendikbud
Di tempat inilah RA Kartini mengajar para anak gadis punggawa kabupaten. Sebelum mengajar di ruang mengajarnya, Kartini mengajar para muridnya di bangunan pendopo.
Hal ini dikarenakan ruang mengajar miliknya waktu itu masih digunakan untuk kegiatan belajar Bahasa Belanda yang diperuntukkan bagi punggawa kabupaten.
Dijadikan Museum

situsbudaya.id
Setelah tidak lagi dijadikan sebagai rumah dinas Bupati Rembang, rumah itu kemudian dijadikan museum. Halaman museum itu sendiri cukup luas karena terdiri dari tiga bangunan yang ada dalam kompleks itu.
Dilansir dari Menpan.go.id, pada beranda museum terdapat pendopo yang dapat menampung puluhan kursi kayu. Salah satu dari tiga bangunan itu merupakan ruang pengabdian RA Kartini.
Benda Peninggalan Milik Kartini yang Tersimpan Rapi

Menpan.go.id
Museum itu menyimpan banyak benda bersejarah peninggalan RA Kartini. Berbagai koleksi peninggalannya di antara lain tempat merawat bayi, sebuah meja rias, baju peninggalan Kartini, dan foto kenang-kenangan Kartini dan keluarganya.
Lukisan Tiga Angsa Karya Kartini

Instagram/Museum Kartini Rembang
Selain diisi peninggalan RA Kartini, di dalam museum itu juga terdapat karya-karya Kartini berupa surat-suratnya. Selain itu di sana pula terdapat lukisan tiga angsa karya Kartini. Lukisan itu menggambarkan keakraban Kartini dengan dua saudaranya yaitu Kardinah dan Roekmini.
Dilansir dari Menpan.go.id, walaupun dilahirkan dari rahim yang berbeda, namun ketiganya memiliki idealisme yang sama yaitu memperjuangkan emansipasi perempuan.
Tempat Semedi Bupati

2013 Merdeka.com/parwito
Di antara beberapa ruang yang ada di gedung itu, terdapat satu ruangan yang tidak boleh dimasuki pengunjung. Ruang itu adalah ruang penyimpanan koleksi. Pintunya selalu tertutup rapat.
"Memang tidak sembarang orang bisa masuk ke situ. Hanya bupati dulu dan saya. Sejak dulu itu adalah ruang bupati untuk semedi," ujar Samidjan, juru kunci Museum Kartini, dikutip dari Menpan.go.id.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya