Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 Penyebab Tetanus yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya

7 Penyebab Tetanus yang Perlu Diwaspadai, Begini Cara Mengatasinya Ilustrasi kaki bengkak. ©Shutterstock/Tyler Olson

Merdeka.com - Tetanus merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang dapat merusak saraf. Apabila tubuh terinfeksi, maka bakteri di dalam tubuh akan memproduksi toksin yang dapat menyerang sistem saraf. Sehingga hal ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan mengancam nyawa.

Melansir dari laman Healthline, seseorang yang mengalami tetanus maka tubuh akan terasa kaku dan tegang. Hal ini dikarenakan kuman dan bakteri masuk melalui kulit tubuh yang terluka dan akan mengeluarkan racun yang mengancam saraf. Bahkan seluruh anggota tubuh akan terasa sakit hingga menyebabkan kematian.

Gejala tetanus kerap muncul akibat toksin yang dihasilkan oleh kuman dan bakteri yang menempel pada saraf yang mengontrol otot. Lalu, apa saja penyebab tetanus dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya yang merdeka.com lansir dari Healthline berikut ini:

Gejala Tetanus yang Mudah Dikenali

005 siti rutmawati

©www.hindustantimes.com

Demam

Salah satu gejala tetanus yang paling umum dirasakan oleh penderita ialah mengalami demam dan berkeringat. Kondisi ini menandakan sistem kekebalan tubuh sedang melawan kuman dan bakteri. Sehingga hal ini akan dialami penderita tetanus hingga tahap akhir penyakit.

Otot Rahang Kaku

Gejala tetanus berikutnya adalah otot rahang yang kaku. Kondisi ini disebut juga dengan lockjow atau rahang yang terkunci. Sehingga hal ini menyebabkan rahang tidak dapat berfungsi dengan optimal.

Melansir dari laman Medical News Today, kondisi lockjaw terjadi karena infeksi bakteri membuat otot masseter atau otot uang mengendalikan gerak secara tiba-tiba berkontraksi. Hal ini mengakibatkan rahang menjadi kaku dan tertutup dengan rapat. Kondisi seperti ini merupakan gejala paling awal yang biasa dirasakan seseorang saat mengalami penyakit tetanus.

Otot Leher Kaku

Gejala tetanus yang berikutnya ialah otot di wajah dan leher terasa kaku. Hal ini dikarenakan racun dari bakteri menyebar ke bagian tubuh, sehingga menyebabkan otot wajah kesulitan untuk berekspresi secara normal. Kondisi ini dalam ilmu kedokteran sering disebut dengan risus sardonicus.

Apabila seseorang telah mengalami gejala otot wajah dan leher kaku, maka segera untuk berkonsultasi dengan dokter. Hal ini dilakukan untuk memastikan gejala tetanus yang sedang dialami. Rutin berkonsultasi dengan dokter menjadi salah satu cara mengatasi infeksi bakteri agar tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Penyebab Tetanus yang Perluu Diwaspadai

ilustrasi demam tinggi

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Ocskay Bence

Tetanus umumnya terjadi karena disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium tetani. Bakteri tersebut dapat berkembang biak di mana saja, terutama di kotoran binatan, tanah dan debu.

Seseorang yang memiliki luka terbuka dapat meningkatkan risiko terkena tetanus. Hal ini dikarenakan spora bakteri akan masuk ke dalam luka tersebut dan akan memproduksi racun berbahaya.

Racun ini akan merusak sistem saraf yang mengontrol otot atau neuron motorik. Bakteri yang menyebabkan tetanus tersebut akan masuk ke dalam luka apabila mengalami beberapa kondisi berikut ini:

1. Luka bakar

2. Terkena gigitan serangga

3. Infeksi gigi

4. Prosedur operasi yang tidak steril

5. Luka yang terbuka terkontaminasi dengan kotoran (fases)

6. Luka terbuka yang disebabkan karena tertusuk paku atau jarum

7. Cedera akibat terhimpit beban yang berat

Cara Mengatasi Tetanus

Seseorang yang mengalami penyakit tetanus, maka segera mungkin untuk dilakukan upaya pengobatan. Pasalnya apabila infeksi menyebar ke seluruh tubuh dapat membahayakan kesehatan hingga menyebabkan kematian. Sehingga penderita tetanus harus sering berkonsultasi dengan dokter.

Berkonsultasi dengan dokter menjadi sangat penting sebelum infeksi menyebar ke seluruh tubuh. Berikut beberapa cara mengatasi tetanus yang perlu diketahui bagi penderita.

Mengonsumsi Obat Rekomendasi Dokter

Seseorang yang diketahui telah mengalami beberapa gejala tetanus sebaiknya segera periksa ke dokter. Hal ini untuk memastikan bahwa infeksi bakteri belum menyebar ke seluruh tubuh. Setelah itu pastikan untuk selalu rutin untuk mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter.

Umumnya dokter akan memberikan obat yang dapat mengontrol kejang otot. Obat ini secara khusus untuk dapat menenangkan otot yang kaku. Hal ini diberikan untuk mengatasi gejala tetanus agar infeksi tidak dengan mudah menyebar ke seluruh tubuh.

Merawat Luka dengan Baik

Salah satu cara mengatasi tetanus ialah merawat luka dengan baik. Tetanus bisa terjadi karena adanya serangan bakteri yang berasal dari goresan luka atau tusukan benda yang sudah terkontaminasi dengan bakteri. Sehingga hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi tetanus agar tidak menginfeksi dan menyebar ke tubuh ialah dengan cara merawat luka.

Cara merawat luka cukup mudah, Anda hanya perlu mencuci tangan memakai sabun sesudah mengobati luka. Selain itu Anda juga dapat mengoleskan krim salep dan membalutnya dengan perban.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP