Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Gejala Hernia Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Pencegahannya

4 Gejala Hernia Berdasarkan Jenisnya yang Perlu Diwaspadai, Kenali Cara Pencegahannya ilustrasi sakit pinggang. © prevention.com

Merdeka.com - Hernia atau turun berok merupakan kondisi ketika organ bagian dalam tubuh menyembul keluar dari lapisan otot di sekitarnya. Secara umum hernia terjadi pada perut dan tonjolan yang biasa muncul di pinggang. Beberapa hal menyebabkan jaringan ikat melemah sehingga tidak dapat menahan organ di dalamnya.

Di samping itu, penyakit hernia juga bisa terjadi di bagian paha atas, pusar dan sekitar selangkangan. Umumnya penyakit ini tidak mengancam jiwa, akan tetapi dalam kondisi tertentu penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi dan membahayakan tubuh. Penyakit ini tidak bisa sembuh dengan sendirinya, sehingga diperlukan upaya pencegahan.

Lantas apa saja gejala hernia berdasarkan jenisnya? Simak penjelasan mengenai gejala hernia beserta penyebabnya berikut ini.

1. Hernia Hiatus

ilustrasi sakit perut

©iStockphoto

Gejala hernia hiatus ditandai adanya rasa nyeri di bagian ulu hati yang biasanya muncul setelah makan. Seseorang yang mengalami gejala hernia hiatus umumnya setelah makan akan merasakan nyeri secara terus menerus setelah makan.

Jenis hernia hiatus terjadi saat daerah atas perut melewati celah pada otot diafragma yang merupakan saluran lambung. Tipe hernia ini umumnya dialami lansia atau seseorang yang berusia lebih dari 50 tahun. Hernia jenis ini disebabkan oleh penyakit bawaan.

2. Hernia Femoralis

Gejala hernia jenis femoralis yaitu kondisi di mana isi perut merobek atau mendorong titik lemah dari dinding otot tipis pada perut. Selain itu, gejala lainnya timbulnya benjolan di bagian selangkangan dan munculnya rasa nyeri di sekitar atas atau pangkal paha.

Dilansir dari Medical News Today, hernia femoralis terjadi ketika sebagian usus mencuat ke paha atas bagian dalam. Jenis hernia ini biasanya dialami oleh seseorang yang menderita obesitas dan wanita hamil.

3. Hernia Inguinalis

perut

©2015 Merdeka.com/ www.123rf.com

Seseorang yang mengalami gejala hernia inguinalis akan ditandai dengan benjolan usus atau jaringan lemak di rongga perut yang muncul di bagian selangkangan. Gejala lain yang bisa timbul yaitu munculnya pembengkakan tanpa rasa sakit dan bisa hilang dengan sendirinya. Jenis gejala hernia ini sering dirasakan oleh pria.

Hernia femoralis terjadi ketika jaringan usus mencuat ke rongga perut menyembul ke bagian selangkangan. Jenis hernia ini umumnya sering dialami oleh pria.

4. Hernia Umbilikus

Hernia jenis ini terjadi saat sebagian jaringan lemak atau jaringan usus mencuat di bagian dinding perut. Hernia umbilikus biasa banyak dialami oleh anak di bawah usia 6 tahun dan bayi. Hal ini disebabkan karena lubang tali pusar tidak tertutup dengan sempurna.

Dilansir dari Healthline, seseorang yang mengalami gejala hernia jenis umbilikus biasanya ditandai dengan munculnya benjolan lunak di dekat pusar bayi. Akan tetapi, gejala ini akan hilang saat bayi dalam kondisi diam, kemudian gejala ini akan muncul kembali ketika bayi sedang menangis, batuk atau tertawa.

Penyebab Hernia

ilustrasi sakit perut

©2014 Merdeka.com

Penyebab hernia dapat terjadi karena dua hal, yaitu adanya kelemahan otot dan adanya tekanan. Tekanan pada organ ini menyebabkan organ terdorong ke bagian otot yang lemah.

Kedua kombinasi tersebut yang umumnya menjadi penyebab hernia. Kelemahan pada otot bisa terjadi karena bawaan sejak lahir. Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa penyebab hernia.

1. Melakukan aktivitas yang berlebihan.

2. Mengalami sembelit atau diare.

3. Merasakan tekanan saat membuang air kecil.

4. Mengalami batuk dan bersin secara terus menerus.

5. Mengangkat beban berat tanpa menyeimbangkan otot perut

Cara Mencegah Hernia

Hernia memang bukan suatu penyakit yang mematikan, akan tetapi dalam kondisi tertentu penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan tubuh. Sebelum terlambat, alangkah baiknya seseorang melakukan upaya pencegahan.

Dilansir dari laman Healthline, berikut ini beberapa cara mencegah hernia yang dapat dilakukan, seperti:

1. Menjaga berat badan agar tetap normal dan memperhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sehat.

2. Menghindari mengangkat benda-benda berat yang dapat menimbulkan tekanan pada otot.

3. Berhenti atau mengurangi aktivitas merokok karena hal ini dapat menyebabkan seseorang batuk-batuk yang menjadi salah satu penyebab hernia.

4. Mengonsumsi makanan yang mengandung serat, sehingga hal ini dapat melancarkan pencernaan dan menghindarkan dari sembelit atau diare.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP