Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Fakta Percobaan Bunuh Diri Mahasiswi Unsoed, Sering Jadi Korban Perundungan

4 Fakta Percobaan Bunuh Diri Mahasiswi Unsoed, Sering Jadi Korban Perundungan Ilustrasi bunuh diri. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/stavklem

Merdeka.com - Seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto angkatan 2022 berinisial W (18) mencoba melakukan bunuh diri dengan cara memotong urat nadi tangan kanannya dengan cutter.

Percobaan bunuh diri itu dilakukan saat W duduk bersama teman-temannya di taman samping Gedung Roedhiro, Kamis (3/11) pagi pukul 08.00. Teman-teman W dan petugas keamanan kampus yang mengetahui perbuatan mahasiswa asal Jakarta Timur itu berusaha mencegahnya.

Lalu seperti apa nasib W setelah melakukan percobaan bunuh diri? Berikut selengkapnya:

Dibawa ke Rumah Sakit

ilustrasi bunuh diri pistol

ilustrasi - sxc.hu

Beruntungnya percobaan bunuh diri itu bisa dicegah. Selanjutnya W dibawa ke RST Wijayakusuma Purwokerto untuk mendapatkan penanganan didampingi Dekan Fakultas Hukum Muhammad Fauzan. Saat itu, W didampingi pihak universitas hingga orang tuanya datang.

“Saya sudah sampaikan informasi ini ke wakil rektor bidang kemahasiswaan untuk ditindaklanjuti,” ujar Wakil Rektor Unsoed Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat, Waluyo Handoko, dikutip dari ANTARA pada Kamis (3/11).

Kondisi Mulai Membaik

ilustrasi rumah sakit

ilustrasi - Shutterstock/sfam_photo

Muhammad Fauzan mengatakan, setelah dirawat di rumah sakit, kondisi W makin membaik. Sesaat setelah mendengar ada mahasiswa Unsoed yang akan melakukan percobaan bunuh diri, ia mengaku segera menuju ke Rumah Sakit Tentara (RST) Wijayakusuma. Fauzan mengaku sempat berbicara dengan W yang masih dalam kondisi setengah sadar.

“Saat ini, mahasiswa berinisial W (18) masih menjalani perawatan di RST Wijayakusuma. Insya Allah kondisinya mulai membaik,” kata Fauzan.

Sering Jadi Korban Perundungan

011 hikmah wilda amalia

ilustrasi ©2015 Merdeka.com

Dalam perbincangan dengan W, Fauzan mengatakan bahwa mahasiswi itu sering menjadi korban perundungan yang dilakukan teman-temannya. Walau begitu, ia tidak menjelaskan siapa teman yang merundungnya.

“Ngomongnya sih begitu. Tapi kalau saya tarik ke belakang, dia kan sempat ngomong sama saya dalam suasana setengah sadar. Kelihatannya juga ada persoalan dengan keluarga. Kemungkinan seperti itu,” terang Fauzan.

Hampir Pingsan

ilustrasi pingsan

ilustrasi ©Shutterstock.com/Johnny Lye

Berdasarkan informasi yang diterima saat penerimaan mahasiswa baru, W yang merupakan mahasiswi angkatan 2022 itu diketahui hampir pingsan saat mendengar suara keras. Terkait dengan kejadian tersebut, Fauzan mengatakan bahwa pihak Unsoed telah menghubungi orang tua W untuk datang ke Purwokerto.

“Jadi, kalau mendengar suara keras kayak dibentak, dia itu langsung down,” kata Fauzan.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP