23 Kata-kata Bijak Anatole France tentang Kehidupan, Inspiratif dan Penuh Makna

Anatole France adalah salah seorang sastrawan yang terkenal di dunia. Pria asal Prancis ini dianugerahi Penghargaan Nobel Sastra pada 1921. Melalui karya-karyanya, Anatole kerap menyelipkan kata-kata bijak yang menginspirasi banyak orang.

Jevi Nugraha
Oleh Jevi Nugraha - Reporter
23 Kata-kata Bijak Anatole France tentang Kehidupan, Inspiratif dan Penuh Makna
ilustrasi anatole france. wikipedia.org

Anatole France adalah salah seorang sastrawan yang terkenal di dunia. Pria asal Prancis ini dianugerahi Penghargaan Nobel Sastra pada 1921. Melalui karya-karyanya, Anatole kerap menyelipkan kata-kata bijak yang menginspirasi banyak orang.

Pria kelahiran Paris, 16 April 1844 ini juga dianggap sebagai tokoh utama sastra Prancis pada awal abad ke-19. Salah satu karya France yang terkenal adalah Le Crime de Sylvestre Bonnard. Melalui novel tersebut, France semakin dikenal luas masyarakat dunia dan memenangkan sebuah penghargaan dari Academie Francaise.

France meninggal pada 12 Oktober 1924 di Tours. Meski telah tiada, karya-karya France tetap hidup di hati para penggemarnya. Banyak sekali kata-kata bijak Antole France di dalam bukunya yang memiliki makna mendalam. Berikut kata-kata bijak Anatole France yang dilansir dari Jagokata:

1. Buku sejarah yang tidak mengandung kebohongan pastilah sangat membosankan.

2. Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti.

3. Keadilan berarti menegakkan hukum terhadap ketidakadilan.

4. Untuk meraih cita-cita besar, kita tak hanya perlu bertindak, namun juga bermimpi; tak hanya perlu merencanakan, namun harus meyakini.

5. Dalam seni, sebagaimana dalam cinta, naluri saja cukup.

6. Manusia hidup dengan tindakan, bukan dengan gagasan.

7. Untuk melucuti yang kuat dan mempersenjatai yang lemah akan mengubah tatanan sosial yang harus saya pertahankan. Keadilan adalah sanksi atas ketidakadilan yang mapan.

8. Buku-buku sejarah yang tidak berbohong semuanya sangat cemberut.

9. Jangan meminjamkan buku Anda: tidak ada yang pernah membuatnya. Satu-satunya buku yang saya miliki di perpustakaan saya adalah buku-buku yang telah dipinjamkan kepada saya.

10. Jika 50 juta orang mengatakan kebodohan, itu masih kebodohan.

11. Kepolosan paling sering adalah kebahagiaan dan bukan kebajikan.

12. Kesetaraan hukum yang agung, yang melarang orang kaya dan orang miskin tidur di bawah jembatan, mengemis di jalanan dan mencuri roti.

13. Kesetaraan hukum yang tinggi, melarang orang kaya dan orang miskin tidur di bawah jembatan, mengemis di jalanan dan mencuri roti.

14. Kritik memiliki kesempatan untuk menunjukkan fakultas intelektual yang paling langka, paling beragam, beraneka.

15. Hanya pria yang tidak tertarik dengan wanita yang tertarik dengan pakaian wanita. Pria yang menyukai wanita tidak pernah memperhatikan apa yang mereka kenakan.

16. Kami mencela orang karena berbicara tentang diri mereka sendiri; tetapi itu adalah subjek yang paling mereka perlakukan.

17. Perang akan lenyap hanya ketika manusia tidak akan mengambil bagian apapun dalam kekerasan dan akan siap untuk menderita setiap penganiayaan yang akan dibawa oleh abstain mereka. Itu adalah satu-satunya cara untuk menghapus perang.

18. Masa depan adalah tempat yang nyaman untuk bermimpi.

19. Kala hati terisi perasaan tiada tara yang disebut cinta dan merasakan kedalaman, keindahan, dan kebahagiaan karenanya, maka Anda akan menyadari bahwa dunia pun telah berubah.

20. Masa depan itu tersembunyi, bahkan orang yang menciptakannya.

21. Jangan pernah meminjamkan buku karena tidak akan pernah dikembalikan. Buku-buku di perpustakaan saya semuanya adalah hasil pinjaman.

22. Banyak manusia terbiasa berpikir bijaksana tetapi melakukannya secara ceroboh.

23. Sudah menjadi sifat manusia untuk berpikir dengan bijak dan bertindak bodoh.

Rekomendasi