Wacana Taksi Online Bebas Ganjil Genap, Anies Tunggu Hasil Evaluasi

Senin, 19 Agustus 2019 21:29 Reporter : Fikri Faqih
Wacana Taksi Online Bebas Ganjil Genap, Anies Tunggu Hasil Evaluasi Anies Baswedan. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pengemudi taksi online untuk menunggu hasil evaluasi ujicoba perluasan ganjil-genap. Ini menanggapi aksi para pengemudi taksi online yang meminta dibebaskan dari kawasan ganjil genap.

Dia memastikan, semua permintaan terkait ganjil genap dipertimbangkan. Namun untuk memenuhi atau tidak, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengungkapkan, pihaknya akan memikirkan kepentingan publik.

"Tapi semua dipertimbangkan," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/8).

Anies menjelaskan, aksi tersebut adalah bagian dari proses uji coba yang akan disusul oleh proses evaluasi.

"InsyaAllah dalam waktu dekat dishub akan mengeluarkan hasil pantauan dampak atau perubahan dari lalu lintas akibat penerapan ganjil genap," ujarnya.

Dari situ, Anies mengungkapkan, nantinya akan diketahui perubahan kecepatan lalu lintas seperti apa, kepadatan lalu lintas, waktu tempuh, kemudian kondisi kualitas udara bagaimana.

"Itu bagian dari evaluasi, termasuk juga untuk mereview aspirasi yang berkembang. Baik aspirasi pengemudi taksi online, maupun aspirasi warga yang kawasannya masuk dalam arena yang diterapkan kebijakan ganjil genap. Nanti dari situ kita akan finalisasi. Tapi kita dengarkan semua aspirasi," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Sementara itu, Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan masukan soal taksi daring sudah diterima oleh pihaknya yang kemudian akan diformulasikan dalam draf kebijakan.

"Kemudian akan diujipublikan. Begitu diujipublik, masyarakat memberi masukan ini akan kita tetapkan ke depan dan dilaporkan ke gubernur yang akan dijadikan kebijakan," katanya.

Lebih lanjut, Syafrin mengatakan pihak Pemprov berharap pada 9 September 2019 (akhir masa uji coba perluasan ganjil genap), kebijakan perluasan ganjil genap diimplementasikan dengan penegakan hukum. Setelah mengalami perluasan kawasan ganjil-genap di Jakarta sekarang meliputi 25 ruas jalan.

"Pengkajian akan dilakukan minggu ini secara komprehensif, semua masukan masuk, minggu depan uji publik, setelah itu disusun regulasinya," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini