Terekam CCTV! Detik-Detik Sebelum 1 Keluarga Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 22 Apartemen di Jakut

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh sekuriti apartemen DF yang sedang di depan lobi.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Terekam CCTV! Detik-Detik Sebelum 1 Keluarga Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 22 Apartemen di Jakut
Terekam CCTV! Detik-Detik Sebelum 1 Keluarga Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 22 Apartemen di Jakut (Merdeka.com)

Keempat korban berinisial EA (51), AIL, JWA (13), JL (15).

Beredar rekaman CCTV merekam empat orang berjalan di sebuah koridor ruangan. Disebut-sebut, empat orang itu adalah korban tewas yang jasadnya ditemukan tergeletak di pelataran parkir apartemen di kawasan Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.


Keempat korban berinisial EA (51), AIL, JWA (13), JL (15).

Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya, membenarkan empat orang dalam rekaman CCTV yang jasadnya ditemukan tergeletak bersimbah darah di parkiran apartemen. Mereka satu keluarga.


Kompol Agus mengaku sudah memutar kembali rekaman CCTV yang ada di sekitar apartemen. Termasuk CCTV yang merekam akivitas terakhir keempat orang itu sebelum ditemukan tewas di pelataran parkir.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip rekaman CCTV yang diunggah akun @wargajakarta.id, terlihat dari layar CCTV, pada pukul 16.02 WIB, para korban mendatangi apartemen dengan menggunakan mobil Gran Max B 2972 BIQ warna silver.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

 Kemudian mereka masuk ke lobi apartemen.

Berikutnya, pada 16.04 WIB, para korban ini masuk dalam lift. Terekam pula korban EA mencium-cium kening dari ketiga orang lainnya.

"Setelah itu AIL terlihat mengumpulkan handphone-handphone dari semuanya untuk naik ke atas."

Kata Kapolsek Metro Penjaringan dalam keterangannya dikutip Minggu (10/3).

Kemudian pada pukul 16.05 WIB, mereka keluar dari lift di lantai 21. Masih berdasarkan rekaman CCTV, mereka naik ke tangga darurat menuju rooftop apartemen.


"Kemudian pada pukul 16.13 WIB, para korban terjatuh bersamaan di depan lobi apartemen," kata kapolsek.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menerangkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh sekuriti apartemen DF yang sedang di depan lobi.


"Awalnya, dia mendengar suara benturan yang keras menoleh ternyata terdapat 4 jenazah yang sudah tergeletak dipelataran parkir dalam posisi terlentang," ujar dia dalam keterangan tertulis.
Gidion mengatakan, anggota sekuriti melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Hasil pemeriksaan, empat orang korban meninggal dunia diduga akibat bunuh diri lompat dari Lantai 22.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Untuk penyebab Bunuh Diri tersebut belum diketahui," ucap dia.

Rekomendasi