Sempat Surut, Kampung Makassar Kembali Terendam Banjir Malam Ini

Selasa, 30 April 2019 23:50 Reporter : Nur Habibie
Sempat Surut, Kampung Makassar Kembali Terendam Banjir Malam Ini banjir di kampung makassar. ©2019 Merdeka.com/nur habibie

Merdeka.com - Parjo warga Cipinang Melayu, Jakarta Timur, kembali menghadapi musibah banjir lagi, Selasa (30/4) malam. Sebelumnya, di kawasan tersebut air kali sudah mulai surut dan tidak membanjiri kawasan itu pada beberapa hari yang lalu.

Ia mengaku, volume air sudah mulai naik atau kembali tinggi lagi pada siang hari tadi. Namun, hal itu hanya sempat dirasakan selama satu jam saja.

"Jam 1 siang naik, jam 2 siang kering dan jam 4 sore banjir di jalan saja. Sekarang naik lagi," kata Parjo, Jakarta, Selasa (30/4).

Meski begitu, Parjo bersama dengan warga lainnya tetap memilih untuk bertahan dan tidak mengungsi ke tempat yang setidaknya lebih aman dari banjir.

"Sekarang enggak ada yang ngungsi, belum ada imbauan," ujarnya.

©2019 Merdeka.com/nur habibie

Sementara hal senada juga disampaikan oleh warga Cipinang Melayu lainnya yakni Junaedi. Menurutnya, banjir susulan ini tidak akan bertahan secara lama.

"Air naik lagi jam 6 sore udah surut semua, sekarang naik lagi. Paling jam 12 surut," ucap Junaedi.

Untuk ketinggian banjir susulan di Cipinang Melayu, tepatnya di RW 03 dan 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, mencapai 50 centimeter. Hal ini terjadi diduga kali Sunter yang kembali meluap akibat hujan yang cukuo deras dan ditambah kiriman air dari Katulampa, Bogor.

Dengan adanya musibah banjir ini, warga berharap agar pemerintah daerah dapat segera menyelesaikan normlisasi kali. Khususnya di Kali Sunter, Jakarta Utara.

"Banjir saat ini terjadi dua kali dalam sehari. Saya berharap Pemprov DKI Jakarta dapat menyelesaikan proyek normalisasi Kali Sunter, yang kini masih mengkrak dan belun dilanjutkan," pungkasnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Banjir
  2. Banjir Jakarta
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini