Satu remaja tewas diserang kelompok pemuda di Jatiwaringin
Merdeka.com - Satu orang remaja, F (20) dilaporkan meninggal dunia dalam penyerangan sekelompok pemuda di Jatiwaringin, jakarta Timur, Minggu (21/5). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
"Ada yang meninggal satu orang. Sebenarnya ini efek tawuran sebelumnya yang terjadi di Pondok Gede," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo saat dihubungi merdeka.com.
Kelompok remaja yang terlibat tawuran di Pondok Gede, kocar kacir dan melarikan diri ke wilayah Jatiwaringin. Saat itu ada sekelompok remaja yang tengah nongkrong di pinggir jalan. "Nah korban itu sedang nongkrong saja dia, bukan terlibat tawuran," jelasnya.
Dari peristiwa tersebut, polisi mengamankan dua orang remaja berusia antara 15-25 tahun. Barang bukti lainnya berupa delapan unit sepeda motor. Polisi masih memburu remaja lain yang terlibat tawuran hingga mengakibatkan jatuhnya satu korban. Polisi tidak memberikan toleransi atas pelanggaran hukum yang dilakukan. "Akan langsung kita kenakan pidana," tegasnya.
Dia melihat, aksi tawuran antar remaja sesungguhnya penyimpangan dari budaya membangun jati diri. Andry menyebut fenomena yang terjadi dewasa ini adalah para remaja ingin membangun identitas diri, namun justru menyimpang dan negatif. Pihaknya khawatir jika fenomena ini menjamur maka bisa berakibat buruk.
Dalam beberapa pekan terakhir Polres Jakarta Timur mengamankan sejumlah remaja yang terlibat tindak kriminalitas. Salah satunya penyiram air keras di Duren Sawit dan kelompok remaja yang melakukan aksi tawuran dengan senjata tajam. Umumnya mereka remaja tanggung.
"Beberapa sudah kita amankan dan masih diperiksa. Barang bukti ada senjata tajam dan lain-lain. Ini rangkaian potensi perkelahian antar remaja," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya