Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim harga kebutuhan pokok di Ibu Kota stabil selama Ramadan dan Lebaran meski nilai tukar dolar menguat.
"Kemarin Pak Gubernur ke (Pasar Induk) Kramatjati, melihat Alhamdulillah di Jakarta tahun ini ternyata pengendalian inflasinya lebih bagus daripada tahun lalu. Alhamdulillah," ujar Sandiaga di Pasar Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6).
Tapi tidak demikian bagi sebagian masyarakat, terutama kaum ibu-ibu. Menurut Sandiaga, masyarakat tetap beranggapan harga kebutuhan pokok naik selama Ramadan dan lebaran Idul Fitri.
Sandiaga beberapa kali melontarkan pertanyaan soal harga bahan pokok saat bertemu ibu-ibu. Mayoritas menyebut, harga kebutuhan pokok naik.
"Nih saya coba cek ya. Harga-harga naik atau turun? Naik. Tuh kan, naik. Padahal enggak. Di Kramatjati, harganya nggak (naik) kan. Jadi mindset-nya ini sudah mau Lebaran, pasti naik," tuturnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini heran dengan pola pikir masyarakat yang menyebut harga kebutuhan pokok naik selama Ramadan. Padahal kenyataannya, kata Sandi, tidak ada kenaikan harga. Dia justru mengklaim harga beras di Jakarta turun.
"Beras malah turun Rp 8.900. Food Station lagi bingung karena punya stok banyak, harganya diturunin. Padahal kita disuruh nyetok banyak," ucap Sandiaga.
Sandiaga curiga, kenaikan harga sengaja dilakukan oleh beberapa oknum pedagang di pasar. Dia mengaku beberapa kali meninjau pasar dan mengingatkan agar para pedagang tidak memanfaatkan bulan Ramadan untuk menaikkan harga kebutuhan pokok.
"Saya kasih tahu pedagang, jangan terlalu banyak dinaikin. Pedagang kan bilang 'ah pak, cuma setahun sekali lah Pak'. Mereka saja begitu. Harga tidak naik, sama pedagang dinaikin. Ya dampaknya kepada masyarakat di sini," ujarnya.
Karena itu, Sandiaga menuturkan, yang harus diubah saat ini adalah pola pikir masyarakat terhadap harga-harga itu sendiri. Tidak selamanya tingginya permintaan saat Ramadan memicu kenaikan harga, selama kesediaan bahan pokok cukup.
"Jadi Alhamdulillah harga tidak naik, walaupun mindset kita secara otomotis refleknya bilang naik. Nah ini yang harus kita ubah pelan-pelan. Bahwa harga bahan baku, harga bahan pangan tidak akan naik selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri ya," Sandiaga menandaskan.
Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com