FOTO: Perbaikan Tanggul Kalibaru yang Jebol Sebabkan Kemacetan Parah dari Jalan Raya Bogor ke PGC Cililitan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI menyebutkan penyebab tanggul Kalibaru itu jebol karena debit air yang tinggi.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Perbaikan Tanggul Kalibaru yang Jebol Sebabkan Kemacetan Parah dari Jalan Raya Bogor ke PGC Cililitan
FOTO: Perbaikan Tanggul Kalibaru yang Jebol Sebabkan Kemacetan Parah dari Jalan Raya Bogor ke PGC Cililitan (Merdeka.com)

Banjir akibat jebolnya tanggul  Kalibaru di pertigaan Hek sempat membuat kemacetan parah dari Jalan Raya Bogor menuju Ke PGC maupun menuju ke Jalan Haji Bokir (Pondok Gede).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Proyek tanggul Kalibaru Pertigaan Hek di kawasan Kramat Jati Jakarta Timur, Senin (25/3/2024) mengalami jebol. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Menyebutkan penyebab tanggul kali Hek itu jebol karena debit air yang tinggi. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Debit air yang tinggi di aliran kali itu terjadi sekitar pukul 4.45 WIB sehingga menyebabkan banjir setinggi 30 sentimeter di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Debit air yang tinggi di aliran kali itu terjadi sekitar pukul 4.45 WIB sehingga menyebabkan banjir setinggi 30 sentimeter  di sekitar pertigaan Hek Kramat Jati. Foto: merdeka.com / Imam Buhori<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dampak dari jebolnya tanggul ini mengakibatkan pertigaan dari arah TMII ke arah Cililitan dilanda kemacetan yang parah. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kemacetan ini juga menyebar ke arah Cililitan menuju Pasar Rebo maupun arah sebaliknya dari Jalan Raya Bogor. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Kini kondisi luapan banjir mulai berangsur surut sehingga membuat petugas dapat bekerja membuat tanggul darurat. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Kini kondisi luapan banjir mulai berangsur surut sehingga membuat petugas dapat bekerja membuat tanggul darurat. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Begitu juga dengan bekas banjir yang menggenangi pertigaan Hek pun juga mulai surut namun menyisakan sampah plastik yang kini sudah disingkirkan oleh petugas kebersihan ke bahu jalan. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terlihat tumpukan sampah yang didominasi sampah plastik menghiasi pinggir jalan raya di pertigaan Hek Kramat Jati usai banjir dan tanggul jebol. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Petugas kebersihan saat berjibaku membersihkan sampah-sampah plastik yang terbawa aliran banjir dari tanggul Kalibaru yang jebol. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kondisi Kalibaru yang volume airnya mulai berangsur surut usai meluap hingga membuat tanggul di dekat pertinggan Hek Kramat Jati jebol. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Petugas dan warga yang dibantu alat berat saat membuat tanggul darurat untuk menahan air dari Kalibaru yang sempat meluap akibat hujan deras. Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Alat berat eskavator membantu petugas dan warga saat membuat tanggul darurat untuk menahan air dari Kalibaru yang sempat meluap akibat hujan deras di pertigaan Hek Kramat Jati, Jakarta, Senin (25/3/2024). Foto: merdeka.com / Imam Buhori

Rekomendasi