Advertisement
Warga merebus saat mengolah rebon atau udang kecil yang selanjutnya akan dijual dalam bentuk rebon kering di kawasan Kamal, Jakarta Utara, Selasa (08/08/2023).
Advertisement
Mereka masih memanfaatkan kayu bakar untuk merebus rebon atau udang kering hingga matang.
Baca Juga
Pemkab Pamekasan Gencarkan Pembinaan Teknik Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan untuk Nelayan
Advertisement
Teknik pengolahannya yang masih sederhana dan tradisional ini membuat mereka tak perlu menggunakan bahan bakar gas.
Advertisement
Rebon Kamal sudah dikenal hingga ke sejumlah daerah di Indonesia. Medan, Kalimantan dan Sulawesi menjadi daerah yang banyak permintaan pengiriman jenis udang tersebut.
Advertisement
Rebon Kamal terkenal dengan rasanya yang gurih karena proses pengolahannya yang direbus terlebih dahulu.
Advertisement
Untuk pasaran harga per kilogram Rebon Kamal biasanya dijual dengan harga Rp18 ribu hingga Rp25 ribu dan dipasarkan ke Medan, hingga ke kota-kota besar lainnya di Kalimantan dan Sulawesi.
Advertisement
Aktivitas kesibukan pekerja saat memindahkan keranjang-keranjang berisi udang rebon yang akan diolah dalam bentuk rebon kering di kawasan Kamal.
Advertisement
Hasil pengolahan rebon Kamal yang sudah melalui penjemuran hingga kering akan dipasarkan ke kota-kota besar di pelosok negeri.
Advertisement
Seperti Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi merupakan provinsi yang memiliki permintaan cukup banyak.