FOTO: Potret Anak-Anak Pengojek Payung di Antara Gedung Bertingkat Jakarta

Di bawah guyuran hujan, mereka berbaris di depan pintu Halte Transjakarta Sarinah untuk menawarkan payung-payung sewaan.

Helmi Fithriansyah
Oleh Helmi Fithriansyah - Reporter
FOTO: Potret Anak-Anak Pengojek Payung di Antara Gedung Bertingkat Jakarta
Beberapa anak-anak menanti pengguna jasa ojek payung di kawasan Halte Bus Transjakarta Sarinah, Jakarta, Kamis (5/12/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) (© 2024 Liputan6.com)

Beberapa hari terakhir, hujan besar disertai angin mengguyur sebagian wilayah Jakarta. Kondisi ini membuat sebagian orang memilih untuk membatasi aktivitasnya, terutama di luar ruangan.

Namun, hal tersebut tak berlaku bagi anak-anak pengojek payung di Halte Transjakarta Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Di bawah guyuran hujan, mereka berbaris di depan pintu halte untuk menawarkan payung-payung sewaan.

Mereka memandang musim hujan sebagai berkah. Dengan jasa ojek payungnya, anak--anak ini bisa mendapat rejeki tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti diketahui, ojek payung merupakan kegiatan menjual jasa semacam penyewaan payung dalam waktu singkat atau sekali jalan.

Meski tidak mematok tarif, rata-rata mereka mendapat uang jasa sebesar Rp5.000 untuk sekali antar.

Keberadaan pengojek payung bagi sebagian warga yang terjebak hujan, tetapi tidak memiliki atau membawa payung, sangat membantu agar bisa tetap beraktivitas ke tempat tujuan dengan tepat waktu.

Simak potret anak-anak pengojek payung di antara gedung bertingkat Jakarta.

Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Beberapa anak-anak menanti pengguna jasa ojek payung di kawasan Halte Bus Transjakarta Sarinah, Jakarta, Kamis (5/12/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Mereka menawarkan jasa payung kepada warga yang akan melintas menembus guyuran hujan. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Saat hujan turun di Jakarta seringkali dimanfaatkan beberapa warga, termasuk anak-anak, untuk mengais rezeki dengan memberikan jasa sewa payung. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Meski tidak mematok tarif, rata-rata mereka mendapat uang jasa sebesar Rp5.000 untuk sekali antar. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Mereka rela berhujan-hujan untuk mendapat rejeki tambahan yang akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Seperti diketahui, ojek payung merupakan kegiatan menjual jasa semacam penyewaan payung dalam waktu singkat atau sekali jalan. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Biasanya, para pengojek memberikan payungnya untuk digunakan penyewa sambil menemani ke titik tujuan. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Jasa ojek payung ini hanya ada ketika hujan turun. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Musim Hujan, Berkah Tersendiri bagi Pengojek Payung
Keberadaan pengojek payung bagi sebagian warga yang terjebak hujan---tapi tidak memiliki atau membawa payung---sangat membantu agar bisa tetap beraktifitas ke tempat tujuan dengan tepat waktu. (Liputan6.com/Angga Yuniar) © 2024 Liputan6.com
Rekomendasi