Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya bakal menindak oknum juru parkir (Jukir) liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pernyataan ini merespons viral video jukir meminta harga parkir Rp50.000 ke pengendara.
"Tentu tindak lanjutnya kita koordinasi dengan Polres Jakpus terhadap oknum-oknum jukir itu akan ditertibkan, seperti yang kemarin di Gambir," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Kamis (25/5).
Syafrin mengimbau agar masyarakat tidak memarkirkan kendaraan miliknya di sembarangan tempat di Tanah Abang. Menurut dia, Tanah Abang sudah punya lokasi parkir khusus di masing-masing blok gedung.
"Saya kembali lagi mengimbau kepada masyarakat untuk jangan menggunakan jasa parkir liar. Di Tanah Abang Blok A itu gedung parkirnya cukup tersedia jadi silakan parkir di sana," ucap dia.
Selain kena tarif mahal, Syafrin mengingatkan ada potensi kendaraan warga akan diangkut oleh petugas Dishub apabila menggunakan jasa parkir liar yang ada di pinggir jalan. Oleh sebab itu, dia meminta warga tertib memarkirkan kendaraan di lokasi-lokasi resmi yang telah disiapkan di kawasan perbelanjaan Tanah Abang.
"Jika Anda parkir di lokasi parkir liar, begitu kami tertibkan, tentu Anda akan kena denda retribusi Rp500.000. Begitu lolos, misalnya, kemudian ada oknum-oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi seperti kemarin yang viral itu," jelas dia.
Advertisement
Sebelumnya, viral video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria mengaku diminta membayar Rp50.000 saat parkir liar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Video diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta pada Selasa, 22 Mei 2023. Nampak video direkam sendiri ole pria tersebut. Dalam video itu, dia mengaku tiba-tiba ditagih Rp50.000 saat memarkirkan mobilnya di Tanah Abang.
"Jadi gini gays, gue agak syok sih sumpah, gue lagi di Tanah Abang kan, parkir gitu ya. Parkirnya emang kayak di pinggir jalan sih, tiba-tiba diminta buat parkirnya Rp 50 ribu," demikian pernyataan pria dalam video viral tersebut.
"Syok banget, Rp50.000. Pokoknya buat kalian yang parkir di sini hati-hati deh ya. Kayak ditembak langsung Rp50.000 gue agak syok sih pagi-pagi ini," lanjut dia.
Pada rekaman video tersebut, pria yang datang ke Tanah Abang dengan istrinya itu sempat terlihat mempertanyakan alasan dipatok tarif Rp50.000 kepada juru parkir. Dia lantas menawar agar tarifnya diturunkan menjadi Rp20.000 karena parkir tidak lebih dari 5 menit di kawasan tersebut.
Adapun lokasi tempat dia memarkirkan kendaraannya berada di sekitaran Central Pasar Tanah Abang, tepatnya di bawah JPM Tanah Abang.
Reporter: Winda Nelfira
Sumber: Liputan6.com.