Viral video merekam pengunjung Lebaran Betawi 2023 di Monas mengeluhkan ban sepeda motor mereka ada yang mengempiskan dengan sengaja. Meomen itu dibagikan akun Instagram @infojkt24 pada Minggu (21/5) kemarin.
Di video juga terdapat penjelasan seorang pengunjung. Dia mengaku hendak memarkirkan kendaraan roda duanya di depan Pos Polisi. Namun, ada seorang juru parkir yang mengarahkan dan langsung meminta bayaran Rp10 ribu.
"Pas kita mau pulang, ada rame-rame. Kirain ada apa. Tahunya semua ban motor dikempesin dong. Ada yang depan belakang, ada yang salah satu saja bannya," tulis akun tersebut.
Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, Harlem Simanjuntak, menanggapi video itu. Harlem mengakui pihaknya yang mengempiskan ban-ban sepeda motor pengunjung. Sebab, banyak pengguna motor yang tak patuh untuk parkir di tempat yang sudah disediakan.
"Demikian ada beberapa yang dikempesin karena bandel. Sudah diarahkan parkir di tempat yang aman dan tertib," kata Harlem ketika dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (23/5).
Aksi itu, katanya, sekaligus menunjukkan semangat Dishub DKI Jakarta memberantas parkir liar tak pernah berubah. Sementara pelaku juru parkir liar masih dicari keberadaannya karena saat petugas Dishub datang ke lokasi mereka sudah tidak di tempat.
"Karena kita tahu ada yang arahkan parkir di lokasi sehingga kita ke sana untuk menindak dan mengarahkan ke tempat parkir yang sudah ditentukan. Untuk yang minta uang Rp10 ribu kita belum monitor," jelas Harlem.
Harlem menjelaskan bahwa jukir yang biasanya tertangkap akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk ditindak lebih lanjut.
"Biasanya kalau ada jukir liar kami koordinasi dengan jajaran kepolisian dan kewilayahan sesuai kewenangan masing-masing," ujar Harlem.