Seorang pemuda berinisial MSG (19) dibacok oleh sekelompok orang tidak dikenal hingga pada Kamis (27/4) dini hari tadi. Sebelum tewas, korban diduga telah janjian terlebih dahulu via media sosial dengan seseorang.
Kapolsek Palmerah, Kompol Dodi Abdulrohim, menjelaskan, mulanya korban meninggalkan rumah bersama dengan rekannya. Tanpa sepengetahuan ibu korban.
"Kalau keterangan dari ibunya sama saksi, memang anak itu (MSG) sekitar jam 02.00 WIB bangun. Terus ada yang ngajak temannya keluar pakai motor kencang," kata Dodi usai dikonfirmasi, Kamis (27/4).
Advertisement
Dodi menjelaskan, pada saat janjian pertemuan itu, MSG bersama dua rekannya, AGP dan RA sempat terlibat aksi kejar kejaran dengan orang tidak dikenal di jalan Mangga Besar, Jakarta Barat.
Hingga akhirnya MSG pun terkena luka bacok yang menyebabkan dirinya tewas. Sedangkan AGP turut menderita luka bacok dan RA selamat dari peristiwa itu.
"Korban yang meninggal warga Tanjung Duren, Jakarta Barat, sempat dibawa ke Rumah Sakit Tarakan. Kami menduga anak ini janjian di Medsos karena kalau jam-jam dini hari begitu juga mungkin ada kegiatan," jelas dia.
Advertisement
Untuk korban yang selamat, saat ini masih dimintai keterangan oleh tim Jatanras Polres Jakarta Barat bersama dengan saksi-saksi terkait.
Sementara itu, Dodi belum dapat merinci lebih jauh perihal motif dari kejadian naas itu. Namun ia menyebut pelaku melancarkan aksinya tidak sendirian.
"Yang jelas pelaku (menumpangi) tiga motor lebih saling kejar mengejar. Belum diketahui (gangster atau bukan) ini sedang kami dalami," tutupnya.