Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Massdes Arouffy, disorot. Gara-gara, istri dan anaknya memamerkan kekayaan atau flexing di media sosial.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menanggapi soal kehebohan yang dikaitkan dengan anak buahnya.
Syafrin mengaku baru mengetahui kejadian tersebut pada Kamis, 30 Maret 2023 sore setelah mendapat pesan WhatsApp. Dia langsung melakukan klarifikasi kepada Massdess dan membuat laporan ke Inspektorat.
"Pada hari Jumat, rekan-rekan dari Inspektorat sudah langsung melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan dan saat ini pun masih dalam tahap pemeriksaan oleh Inspektorat," kata Syafrin saat rapat bersama Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (3/4).
Advertisement
Syafrin menyerahkan hasil pemeriksaan Massdess sepenuhnya ke Inspektorat. Ia pastikan sudah sering mengingkatkan jajarannya untuk hidup sederhana.
"Prinsipnya, Dinas Perhubungan itu tetap mengedepankan prinsip dan nilai integritas kepada seluruh karyawan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap penyelenggara negara yang taat asas dan taat hukum," ujar Syafrin.
"Sebagaimana juga yang sudah jadi acuan kami dalam Panca Prasetya Korps Korpri juga ada prinsip pelayanan kepada masyarakat yang dalam citra lima manusia perhubungan dan juga perlakuan dari aparatur sipil negara sumber AKHLAK yang sudah diluncurkan oleh Presiden," sambungnya.
Advertisement
Sebelumnya, Inspektur DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat mengklaim masih mendalami kasus pamer harta oleh anak dan istri Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Massdes Arouffy.
Diketahui, Inspektorat tengah melakukan klarifikasi kepada Massdes dan akan mengecek keaslian dari barang-barang mewah yang dipamerkan.
"Masih berproses. Mohon tunggu saja," kata Syaefuloh ketika dihubungi, Minggu (2/4).