Heru Bakal Rapikan Pemukiman Kumuh di Johar Baru

Menurut Prasetio terdapat sejumlah wilayah yang kawasannya sangat padat penduduk, antara lain di Kecamatan Johar Baru dan Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Dia menilai dua kawasan itu harusnya menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Heru Bakal Rapikan Pemukiman Kumuh di Johar Baru
Heru Budi Tinjau Penataan Kabel Utilitas. ©2023 Liputan6.com

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan mengecek kawasan kumuh di Kecamatan Johar Baru, Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Kawasan tersebut kembali menjadi sorotan setelah disinggung Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

"Ya kita rapiin, kita tata. Di sebelah mana (permukiman kumuhnya)? Ya udah kita lihat dulu," kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/3).

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyoroti keberadaan kawasan kumuh yang lokasinya tidak jauh dari Istana Negara. Prasetyo meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk turun tangan mengatasi masalah pemukiman kumuh tersebut.

Menurut Prasetio terdapat sejumlah wilayah yang kawasannya sangat padat penduduk, antara lain di Kecamatan Johar Baru dan Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Dia menilai dua kawasan itu harusnya menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta.

"Ini penting sekali masalah di Jakarta Pusat karena masih ada yang jaraknya satu kilometer dari Istana yang jadi daerah kumuh. Di Johar Baru, Tanah Tinggi, kita minta ini diperhatikan. Ke sana (lihat langsung) untuk berbuat sesuatu," kata Prasetyo dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (18/3).

Selain itu, politikus PDI Perjuangan (PDIP) ini menyinggung kesehatan warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk. Dia mengaku mendapat keluhan dari warga yang mengalami kesulitan untuk beristirahat karena tempat tinggal yang terbatas.

“Kondisi pemukiman di Johar Baru, Tanah Tinggi itu bisa tiga sif tidurnya, karena disana kemiskinannya terlihat,” kata dia soal kondisi kawasan kumuh itu.

Rekomendasi