Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Minggu (26/2) hingga Senin (27/2) dini hari. Akibatnya, terjadi kenaikan status siaga pada Pintu Air Manggarai menjadi Siaga 3 (Waspada), Bendung Katulampa Siaga 3 (Waspada), Pintu Air Karet Siaga 3 (Waspada), Pos Angke Hulu Siaga 3 (Waspada), Pos Sunter Hulu Siaga 3 (Waspada) serta genangan di wilayah DKI Jakarta.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, 24 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta tergenang. Adapun data wilayah terdampak yang masih tergenang adalah sebagai berikut:
Jakarta Barat terdapat 12 RT yang terdiri dari:
Kel. Kembangan Utara
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 30 s.d 40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Kel. Tegal Alur
- Jumlah: 3 RT
- Ketinggian: 20 s.d 35 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Kel. Rawa Buaya
- Jumlah: 8 RT
- Ketinggian: 30 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Jakarta Timur terdapat 10 RT yang terdiri dari:
*Kel. Cililitan*
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 50 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Item
Kel. Cawang
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 90 cm
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Kel. Bidara Cina
- Jumlah: 5 RT
- Ketinggian: 35 s.d 90 cm
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Kel. Kampung Melayu
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 100 cm
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Selatan terdapat 2 RT yang terdiri dari:
Kel. Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 50 cm
- Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut
keterangan: Air naik kembali: Senin, 27 Februari 2023, 05:00 WIB
Advertisement
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji berujar, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan dengan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat.
"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," kata Isnawa.
Isnawa juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," katanya.