Tujuh siswi SD di wilayah Duren Sawit yang menjadi korban pencabulan seorang guru honorer berinisial MA sejak pekan lalu sudah mendapat pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma.
Pendampingan diberikan dari UPT PPAPP (Unit Pelaksana Teknis Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk) yaitu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta.
"Pendampingan masih akan terus dilakukan," kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur (Jaktim) Linda Romauli Siregar ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/2).
Linda mengatakan, untuk anak-anak yang masih trauma dan belum dapat mengikuti proses pembelajaran langsung di sekolah, kegiatan belajar dilakukan secara daring.
"Kami sudah menugaskan guru untuk mengajar anak-anak jarak jauh atau 'online' dulu belajarnya, bagi anak yang belum mau ke sekolah sampai mereka mau lagi belajar dari sekolah," kata Linda.
Advertisement
Pemkot Jaktim Sulit Identifikasi Perilaku Kekerasan saat Rekrut Guru
Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur (Jaktim) mengaku kesulitan untuk mengidentifikasi potensi perilaku kekerasan dalam perekrutan guru, khususnya tenaga pendidik honorer.
"Kalau untuk perekrutan, kita sulit untuk bisa mendeteksi sifat-sifat (perilaku kekerasan) seperti itu," kata Linda, menanggapi adanya pelecehan seksual siswi Sekolah Dasar oleh oknum guru agama berinisial MA.
Guru tersebut saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Timur. MA dikenakan pasal 76 E Jo pasal 82 Undang-Undang (UU) RI no 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
Menurut dia, upaya pencegahan terjadinya kekerasan terus dilakukan dengan memberikan pembinaan intens kepada para guru.
"Kami terus melakukan pembinaan yang intens kepada semua guru agar benar-benar mencerminkan bagaimana menjadi seorang guru," ujar dia, dikutip Antara.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta pun masih memproses pemecatan MA sebagai guru honorer setelah dari hasil penyidikan dinyatakan sebagai tersangka kasus pencabulan.