Mediasi Polisi: Sopir Fortuner Minta Maaf, Pengemudi Brio Tolak Damai

AW (39) pemilik mobil Brio kuning yang dirusak oleh pengendara mobil Fortuner hitam inisial GR (24) di kawasan Senopati, Jakarta Selatan tolak jalan damai. Dia ingin menempuh jalur hukum meskipun ada upaya mediasi dari polisi.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Mediasi Polisi: Sopir Fortuner Minta Maaf, Pengemudi Brio Tolak Damai
Fortuner Arogan Rusak Brio. ©2023 Merdeka.com

AW (39) pemilik mobil Brio kuning yang dirusak oleh pengendara mobil Fortuner hitam inisial GR (24) di kawasan Senopati, Jakarta Selatan tolak jalan damai. Dia ingin menempuh jalur hukum meskipun ada upaya mediasi dari polisi.

"Betul memang sudah dimediasikan, memang sempat ada kata permintaan maaf dari terlapor. Kalau menurut kami itu kan hak dia, hak kami juga untuk melakukan proses hukum ini lebih lanjut," ujar kuasa hukum AW, Manda Berinandus saat dihubungi, Senin (13/2).

Menurutnya, tindakan yang lakukan oleh GR terbilang anarkis. Dengan senjata yang diduga air softgun dan samurai yang berujung dengan pengrusakan mobil kliennya. Terlebih, AW syok akibat kejadian tersebut.

"Karena perbuatannya ini yang sangat anarki membabi-buta, dan seperti gangster ini sangat berpengaruh bagi klien kami secara psikis," imbuh Manda.

"Keadaan seperti klien pada saat itu dihajar dengan menggunakan Air Softgun, kemudian dari sisi depan softgunnya ternyata patah. Dia ambil lagi senjata seperti samurai,” ujarnya.

Tak cukup sampai di situ, GR juga merusak bodi dan kacam mobil korban. . Setelah itu, pelaku menabrakkan mobilnya kepada korban.

Manda tegaskan, pihaknya akan tetap menempuh jalur hukum. Agar menjadi pelajaran bagi pengendara lain, tidak semena-mena di jalan. Sekaligus agar dapat menjadi pembelajaran bagi pihak terlapor.

"Artinya kita enggak mau berdamai seperti itu saja, tapi agar menjadi pelajaran buat terlapor agar tidak terulang lagi bagi kita pengguna jalan," imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah oleh akun Twitter @ari295 memperlihatkan mobil Toyota Fortuner hitam menabrak mobil sedan berwarna kuning merek Honda Brio. Kejadian tersebut pun sudah ditangani oleh pihak Polres Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy menerangkan, keduanya sudah diperiksa terkait dengan kejadian yang sempat viral di media sosial.

"(GR) Datang ke Polres Metro Jaksel (kemarin sore) dengan kooperatif untuk dilakukan pemeriksaan," imbuh dia.

Dalam pertemuan tersebut GR sempat ditemukan dengan dengan pengendara mobil Brio. Namun dalam pertemuan tersebut belum membuahkan hasil.

"kedua pihak sempat melakukan musyawarah, namun pihak korban minta waktu untuk berpikir terlebih dahulu," pungkas Irwandhy.

Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan pihaknya sudah dinyatakan selesai pada hari yang sama antara dengan pelaku dan korban. Namun dia tidak merinci berapa lama pemeriksaan itu berlangsung.

"Sudah pulang karena pemeriksaan sudah selesai," papar Ade Ary.

Rekomendasi